Dari Teknik : Bangun Jogja, Majukan Indonesia, Genggam Dunia Dari Teknik, Membangun Jogja untuk Indonesia Menuju Pentas Dunia

Dari Teknik :

Bangun Jogja, Majukan Indonesia, Genggam Dunia

Dari Teknik, Membangun Jogja untuk Indonesia Menuju Pentas Dunia

 

Bukanlah sebuah hal yang krusial jika dikatakan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan bagi bangsa ini. Ketika kita menjadi mahasiswa, diharapkan kita akan menjadi lebih dewasa dan memiliki pola pikir yang lebih luas dibandingkan ketika kita berada di jenjang sebelumnya. Menjadi mahasiswa membuat kita membuka mata pada dunia bahwa banyak sekali hal yang harus diperjuangkan dalam hidup ini. Beban kita tak lagi sebatas tugas kelompok dan bejibun pekerjaan rumah seperti di SMA dahulu. Beban kita lebih besar dari itu : bagaimana kita bisa berkontribusi untuk memajukan bangsa ini ?

Sebelum menjadi mahasiswa, pasti kita akan dihadapkan pada sejuta pilihan. Mulai dari pilihan universitas, jurusan, unit kegiatan mahasiswa, tempat kos, tempat makan, dan lain-lain ( asal bukan tempat menambatkan hati aja sihL). Pastinya membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan pilihan diantara berbagai pilihan tersebut mengingat pilihan itulah yang nantinya akan membawa kita ke masa depan. Namun lagi-lagi kita harus mengingat suatu hal : bagaimana pilihan kita nantinya dapat membantu kita untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini ?

Terkadang banyak yang berpikir bahwa menjadi mahasiswa itu lebih gampang. Namun tak selamanya pemikiran tersebut benar. Bagaimana bisa dibilang bahwa menjadi mahasiswa lebih menyenangkan daripada duduk di bangku SMA sedangkan diluar sana negeri ini masih dipenuhi berbagai permasalahan dan butuh solusi dan kontribusi dari para pemudanya ? PR kita ternyata lebih dari sekedar membuat makalah dengan sumber mbah google yang bisa selesai barang sekejap.

Indonesia memiliki ribuan pulau. Memiliki potensi alam yang melimpah tak kalah dari negeri lainnya yang sudah lebih maju. Namun sumber dayaya masih kurang dibandingkan negara maju lainnya. luasnya Indonesia menjadi berkah sekaligus musibah bagi kitasendiri. Akan jadi berkah bila potensi itu dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya demi kemajuan bangsa. Namun akan jadi musibah bila kita tidak dapat memanfaatkannya dengan baik. Pada akhirnya banyak potensi negeri kita yang justru dikuasai oleh orang asing.

Saat inilah peran para pemuda dibutuhkan. Jangan salahkan pemerintah yang membiarkan banyaknya sumber daya alam kita yang dikuasai pihak asing. Jangan salahkan pihak asing yang membodoh-bodohi kita dengan memanfaatkan kekurangan kita. Tanyakan pada diri kita sendiri. sudah seberapa besar kontribusi kita untuk Indonesia sampai saat ini ?

Menjadi mahasiswa sama dengan menjadi agen penting dalam perubahan Indonesia yang lebih baik. Mahasiswa sudah harus punya tujuan akan jadi apa ia kedepannya. Kettika menentukan tujuan masa depan, hendaknya para mahasiswa tidak memikirkan jabatan dan materi. Namun pikirkanlah tentang negeri ini.

Contoh Tajuk Rencana

Persiapan Siswa Menghadapi Ujian Nasional Masih Minim

Walaupun Ujian Nasional (UN) hanya tinggal menghitung hari, tidak tampak kesibukan yang begitu berarti pada para pelajar SMA. Menurut survey yang kami lakukan, kebanyakan pelajar mengatakan bahwa persiapannya dalam menghadapai UN masih 50%. Tidak ada perasaan deg-degan ataupun kalut karena waktu UN yang sudah dekat. Mereka mengaku belajar membuatnya semakin pusing dan ia lebih memilih melakukan hal-hal lain seperti menjalankan hobi daripada belajar untuk persiapan UN.

Padahal, koperasi sekolah sudah melakukan berbagai persiapan menghadapi UN bagi para siswanya seperti menjual berbagai buku pemantapan, membagikan buku โ€˜Detik-detik UNโ€™, dan mengadakan kelas pemantapan. Namun, hal tersebut tidak dapat dijadikan motivasi untuk belajar karena mereka merasa UN bukan penentu kelulusan sehingga mereka tak memiliki semangat untuk menghadapi ujian tahunan ini.

Selain itu, tidak tampak aktivitas yang dilakukan karena inisiatif siswa sendiri seperti belajar bersama dalam mengenai soal-soal Ujian Nasional. Mereka tidak menyadari soal Ujian Nasional lima tahun kebelakang bisa dijadikan acuan untuk soal yang akan datang ini. Hanya 5-10 orang yang memang sadar untuk membahas soal tersebut secara bersama sama.

Memang benar Ujian Nasional bukan penentu kelulusan lagi, tapi apakah sebegitu pasrahnya mereka? Seharusnya guru bisa lebih memotivasi siswanya untuk belajar karena kejenuhan siswa saat belajar pasti ada. Sekolah harus menciptakan lingkungan yang kondusif dan menyenangkan sehingga siswa bersemangat untuk belajar.

Dalam waktu yang semakin sempit ini persiapan siswa sudah selayaknya mencapai 50%. Disini guru sebagai pendidik berperan penting untuk mengingatkan siswa dan memperbaiki kebiasaan buruk mereka sehingga dimasa yang akan datang akan dihasilkan putra-putri harapan bangsa yang berakhlak dan berilmu tinggi.

 

Aaaa : Masalah

Aaaa : Analisis Masalah

Aaaa : Solusi

 

Tugas Membuat Tajuk Rencana

Disusun Oleh : Debby Zalina โ€“ Diana Mindy Alodia (XII MIA 4)

 

 

 

 

 

Minggu Pertama Semester Dua >_<

Assalamu’alaikum wr wb

Halooo teman-teman, wah udah genap seminggu nih kuliah, kali ini aku ingin bercerita tentang minggu pertamaku kuliah di semester dua ini.

Kuliah semester dua ini dimulai pada tanggal 20 Februari 2016. For the first time, aku menjalani kuliah dengan sistem SKS yeayy…

Mata Kuliah apasajakah yang akan ku hadapi di semester ini ??? Jreng Jreng Jrengggggg

  1. Fisika (2 SKS + 1 SKS praktikum)

Untuk Fisika, aku kembali diajar oleh Pak Choiri dan Bu Dwii yeaayyyy asyikkk…Aku seneng bangettt..Beliau-beliau adalah dosen fisikaku disemeter lalu. Materi fisika yang akan kupelajari seperti Kalor, Termodinamika, Gelombang Bunyi, Hukum Coloumb, Medan Listrik, Potensial, Arus Hambatan dan Hukum Ohm, Daya Listrik, Medan Magnet, dan kawan-kawannya.

2. Pengantar Ekonomika (2 SKS)

Kalo matkul Pengantar Ekonomika dosennya adalah Pak Radit dan Pak Suluh. Untuk materi ini aku excited bangeettt, menurutku ilmu ekonomi adalah ilmu yang juga penting dipelajari oleh setiap orang, tidak hanya orang-orang yang kuliah di soshum saja, toh setiap aktivitas kita sehari-hari juga erat kaitannya dengan ilmu ekonomi.

Oh iya, untuk matkul ini, aku menggunakan banyak buku referensi, salah satunya buku ini :

 

Imut ya covernya hehehe… awalnya aku sempat salah mengira bahwa judulnya adalah Case Fair, eh ternyata judulnya “Teori-Teori Ekonomi” hehehe *yak *garingsih sebenernya

3. Biologi

Hari selasa aku belajar Biologi bersama Bu Dewi. Teknik ada biologi ?? Hoho iya dongss.. mantep kan ??. Biologi yang akan kupelajari ini lebih menjurus ke materi-materi yang mendukung di matkul ergonomi nanti. Lagi-lagi rasanya aku semangattt banget, kebetulan sebelumnya aku juga pernah berinteraksi dengan bu Dewi saat mengerjakan proposal PKM, beliau baik bangett, sabarr, dan ketika beliau menjelaskan rasanya paham gitu.

4. Statika Struktur

Selain Biologi, hari selasa aku juga belajar Statika Struktur bersama Pak Himawan. Beliau juga dosen Menggambar Teknik ku di semester lalu. Beliau ramah, murah senyum, kalo ngajar berwibawa bangettt.. aku sukaaa.. Statika struktur ini mirip-mirip matkul sipil (ato mungkin lebih tepatnya emang matkul teknik sipil ?).Namun untuk teknik industri dibatasi hanya mempelajari hal-hal statis ajaaa, yaitu hal-hal yang diam, bukan yang bergerak / dinamis.

5. Elemen Mesin

Hari Rabu aku belajar Elmes (singkatannya rada keren-keren gitu ya hihi, kayak nama merek apaa gitu). Dosennya adalah pak Oyong. Beliau santai dan lucuuuuu banget dikelas sehingga materi yang diajarkan lebih masuk ke otak, karena setiap mengingat materi yang beliau ajarkan bakal keinget juga dengan hal-hal lucu yang beliau sampaikan saat kelas.

6. Statistika Industri I

7. Aljabar Linier

8. Proses Manufaktur

Prosman sama pak Himawan laggiiiiiii yeayyyyy..

9. Bahasa Indonesia

10. Pendidikan Agama Islam

Untuk agama di kuliah ini, aku tidak

 

Semangat Semester Duaaaa !!

tumblr_static_tumblr_static_7qtu92fd3bc4koggsgkk4k8c8_640

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tepat tanggal 20 Februari ini, aku resmi memasuki semester kedua kuliah di Universitas Brawijayaaa.. Yeyyy !!

Hari yang spesial ini kuawali dengan makan dua bungkus mie instan rasa soto.

Sip.

Pinter.

Okey. Aku tidak akan menceritakan motivasiku makan mie instan dua bungkus ataupun hal lainnya. Kali ini aku ingin menceritakan tentang apa yang kupikirkan di semester dua ini. Tentunya sebelum sampai ke titik ini, aku harus melewati semester satu yang penuh tantangan dan hambatan.. (lah kok kayak ninja warrior -_-)

Seperti kebanyakan orang yang sedang menjalani sesuatu di awal-awal, pasti bawaannya semangaattt banget, sama halnya sepertiku yang sedang bersemangat sekali di awal semester ini. Namun aku berharap semangat ini tak hanya bertahan beberapa hari kedepan sebelum akhirnya sirna tak berbekas dan menjatuhkanku ke jurang kelam nan suram. Ih ngomong apasih aku hehe.

Hmmm baiklah.. mulai darimana yaa hehehe

Mungkin bisa dimulai dari banyak SKS yang kuambil di semester ini. Di semester genap ini, aku mengambil 21 sks setelah melewati serangkaian konsultasi mulai dari konsultasi ke Dosen PA, orangtua, temen-temen, temen-temen lagi, sampe konsultasi sama pohon di Gazebo FK. (Ah aneh, kenapa mesti pohon di Gazebo FK coba -_-) karena sebelumnya aku pengen ngambil 24 sks. Cerita tentang pergulatan hati mengenai 21 sks atau 24 sks ini mungkin akan kuceritakan lebih lanjut di postingan berikutnya hehehew.. tetap sering-sering nge stalk blogku yaak wkwk

Lalu, apa yang akan kulakukan di semester dua ini ?

Yang pastinya belajar. Meningkatkan IP, seperti wejangan dari dosen PA ku.

Yang kedua, aku kepikiran pengen ikut UKM atau organisasi atau semacamnya. Organisasi yang sudah terencana dalam benakku kali ini adalah Al-Hadiid, yaitu rohis-nya Fakultas Teknik UB. Entah kenapa rasanya aku sukaa ajaa ikut organisasi yang islami-islami gitu, harapannya biar aku bisa berkumpul bersama orang-orang yang kuharap dapat memberikan pengaruh baik padaku dan membimbingku ke jalan yang benar.

Lagian, rasanya asyik gitu ketika kita bisa menyibukkan diri kepada kegiatan-kegiatan yang insyaAllah membawa kita lebih dekat dengan Allah. Misalnya nih ya, kalo aku ikut Al-Hadiid, kemungkinan aku bakal lebih sering ke musholla teknik, dan mungkin bakal lebih sering sholat jamaah disana. Atau misalnya karena aku ikut Al-Hadiid, pastinya aku serasa punya dorongan lebih mengikuti kegiatan keislaman seperti kajian-kajian atau yang lainnya mengingat aku sebagai anggota juga bertanggung jawab pada berjalannya kegiatan yang diadakan disana. #azeekk

Yha setidaknya hal tersebut jauh lebih menguntungkan bagi diriku sendiri ketimbang bila aku gabut ga ikut kegiatan apa-apa. Yang ada aku malah bakal melakukan hal-hal nirfaedah seperti nongkrong-nongkrong makan roti di Indo***** Point (fyi, kebiasan burukku baru-baru ini adalah pergi ke Indopoint sendirian trus ngehabisin uang puluhan ribu -yang harusnya bisa buat beli makan seminggu- cuma buat beli sari roti plus susu kotak yang berpotensi menambah berat badanku berkilo-kilo banyaknya ._.- you know lah makanan di Indopoint harganya yaaa agak agak gimanaa gitu)

Yaps selain organisasi, aku juga ingin ikut UKM olahraga untuk mendukung salah satu resolusiku di tahun 2017 yaitu berat badan turun 20 kg. Mangstappp

Untuk olahraga apa yang pengen kuikuti, aku masih bingung. Aku pengen ikut memanah, pengen ikut badminton juga, pengen karate,,, huaaa semuanya pengen ._.

Wassalam

 

Casan Laptop Baruu

Assalamualaikum wr wb

Haloo teman-temannn

Kali ini aku ingin bercerita tentang pengalamanku kemarin dalam rangka mencari cas laptop baru…..yang akhirnya membuatku bisa menulis blog sekarang.

Yeyyy yeyyy ulalaaa…. Alhamdulillah…

Jadi.. mungkin aku bakal menceritakan dulu asal mula rusaknya cas laptopku satu bulan yang lalu, yaitu ketika aku dan temanku Naila lagi ngerjain data kepulangan teman-teman satu angkatan saat liburan.

Saat itu aku lagi mindahin laptopku dari kos ke gama, biar bisa ngerjain bareng teman-teman yang lainnya. Namun ngenesnya pas udah nyampe gama cas laptopku ngga hidup :(.

Terus aku pulang lagi ke kosan karena aku mengira mungkin colokan listrik di gama yang lagi rusak

Eh pas udah nyampe kosan, ternyata cas laptopku yang memang bermasalah hiks hiks hiks ๐Ÿ˜ฆ

untung aja data yang kubuat bersama naila udah di copy ke flashdisk.

Dan sejak saat itu, hari-hari kujalani tanpa bermain laptop.

Separuh jiwaku terasa hilang.

Iya sih agak lebay tapi beneran…. tanpa laptop rasanyaa… aku hampa.

ato mungkin aku emang yang terlalu tergantung dengan laptop ya ๐Ÿ˜ฆ

Yak singkat kata aku bela-belain pergi ke Klaten, Jawa Tengah buat nyari cas laptoku…

Hehe ngga deng

Jadi pas liburan, aku pulang ke Klaten, dan ketika itu lagi ada Pasar Legen. Aku dan bapakku mencoba mencari cas-cas latop yang bekas dengan harapan bisa diperbaiki dan dipakai untuk mengecas laptopku nantinya.

Hehe kok miris ya.

Tapi singkat cerita akhirnya ngga jadi beli karena ngga tau kulaitas cas disana masih bagus atau ngga, aku dan bapakku ngga bisa ngecek karena letak pasar Legen itu di tengah lapangan yang tidak memungkinkan adanya sumber listrik yang disediakan untuk pada pedagangnya.

Yak singkat cerita aku baru mencari lagi ke malang

duh sumpah ini males ngelanjutin blognya ๐Ÿ˜ฆ

aku laper ๐Ÿ˜ฆ aku makan dulu ya ๐Ÿ˜ฆ

Bukan Pria Idaman

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

cinta-dalam-diam

Manusia idaman sejati adalah makhluk langka. Begitu banyak ujian dan rintangan untuk menjadi seorang idaman sejati. Kebalikannya, yang bukan idaman malah tersebar ke mana-mana. Inilah yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Siapakah pria yang tidak pantas menjadi idaman dan tambatan hati? Apa saja ciri-ciri mereka? Mudah-mudahan -dengan izin Allah- kami dapat mengungkapkannya pada tulisan yang singkat ini.

Ciri Pertama: Akidahnya Amburadul

Di antara ciri pria semacam ini adalah ia punya prinsip bahwa jika cinta ditolak, maka dukun pun bertindak. Jika sukses dan lancar dalam bisnis, maka ia pun menggunakan jimat-jimat. Ingain buka usaha pun ia memakai pelarisan. Jika berencana nikah, harus menghitung hari baik terlebih dahulu. Yang jadi kegemarannya agar hidup lancar adalah mempercayai ramalan bintang agar semakin PD dalam melangkah.
Inilah ciri pria yang tidak pantas dijadikan idaman. Akidah yang ia miliki sudah jelas adalah akidah yang rusak.
Ibnul Qayyim mengatakan, โ€œBarangsiapa yang hendak meninggikan bangunannya, maka hendaklah dia mengokohkan pondasinya dan memberikan perhatian penuh terhadapnya. Sesungguhnya kadar tinggi bangunan yang bisa dia bangun adalah sebanding dengan kekuatan pondasi yang dia buat. Amalan manusia adalah ibarat bangunan dan pondasinya adalah iman.โ€ (Al Fawaid)
Berarti jika aqidah dan iman seseorang rusak -padahal itu adalah pokok atau pondasi-, maka bangunan di atasnya pun akan ikut rusak. Perhatikanlah hal ini!

Ciri Kedua: Menyia-nyiakan Shalat

Tidak shalat jamaโ€™ah di masjid juga menjadi ciri pria bukan idaman. Padahal shalat jamaโ€™ah bagi pria adalah suatu kewajiban sebagaimana disebutkan dalam al Qurโ€™an dan berbagai hadits. Berikut di antaranya.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, seorang lelaki buta datang kepada Rasulullah shallallahu โ€™alaihi wa sallam dan berkata,

ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูู‰ ู‚ูŽุงุฆูุฏูŒ ูŠูŽู‚ููˆุฏูู†ูู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู. ููŽุณูŽุฃูŽู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุฃูŽู†ู’ ูŠูุฑูŽุฎู‘ูุตูŽ ู„ูŽู‡ู ููŽูŠูุตูŽู„ู‘ูู‰ูŽ ููู‰ ุจูŽูŠู’ุชูู‡ู ููŽุฑูŽุฎู‘ูŽุตูŽ ู„ูŽู‡ู ููŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ูˆูŽู„ู‘ูŽู‰ ุฏูŽุนูŽุงู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ู‡ูŽู„ู’ ุชูŽุณู’ู…ูŽุนู ุงู„ู†ู‘ูุฏูŽุงุกูŽ ุจูุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ยป. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู†ูŽุนูŽู…ู’. ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ููŽุฃูŽุฌูุจู’ ยป.

โ€Wahai Rasulullah, saya tidak memiliki penunjuk jalan yang dapat mendampingi saya untuk mendatangi masjid.โ€ Maka ia meminta keringanan kepada Rasulullah untuk tidak shalat berjamaโ€™ah dan agar diperbolehkan shalat di rumahnya. Kemudian Rasulullah memberikan keringanan kepadanya. Namun ketika lelaki itu hendak beranjak, Rasulullah memanggilnya lagi dan bertanya, โ€œApakah kamu mendengar adzan?โ€ Ia menjawab, โ€Yaโ€. Rasulullah bersabda, โ€Penuhilah seruan (adzan) itu.โ€ (HR. Muslim). Orang buta ini tidak dibolehkan shalat di rumah apabila dia mendengar adzan. Hal ini menunjukkan bahwa memenuhi panggilan adzan adalah dengan menghadiri shalat jamaโ€™ah. Hal ini ditegaskan kembali dalam hadits Ibnu Ummi Maktum. Dia berkata,

ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฏููŠู†ูŽุฉูŽ ูƒูŽุซููŠุฑูŽุฉู ุงู„ู’ู‡ูŽูˆูŽุงู…ู‘ู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูุจูŽุงุนู. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ุฃูŽุชูŽุณู’ู…ูŽุนู ุญูŽู‰ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ุญูŽู‰ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ููŽู„ุงูŽุญู ููŽุญูŽู‰ู‘ูŽ ู‡ูŽู„ุงูŽ ยป.

โ€œWahai Rasulullah, di Madinah banyak sekali tanaman dan binatang buas. Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œApakah kamu mendengar seruan adzan hayya โ€˜alash sholah, hayya โ€˜alal falah? Jika iya, penuhilah seruan adzan tersebutโ€.โ€ (HR. Abu Daud. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Lihatlah laki-laki tersebut memiliki beberapa udzur: [1] dia adalah seorang yang buta, [2] dia tidak punya teman sebagai penunjuk jalan untuk menemani, [3] banyak sekali tanaman, dan [4] banyak binatang buas. Namun karena dia mendengar adzan, dia tetap diwajibkan menghadiri shalat jamaโ€™ah. Walaupun punya berbagai macam udzur semacam ini, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam tetap memerintahkan dia untuk memenuhi panggilan adzan yaitu melaksanakan shalat jamaโ€™ah di masjid. Bagaimana dengan orang yang dalam keadaan tidak ada udzur sama sekali, masih diberi kenikmatan penglihatan dan sebagainya?!
Imam Asy Syafiโ€™i sendiri mengatakan, โ€œAdapun shalat jamaโ€™ah, aku tidaklah memberi keringanan bagi seorang pun untuk meninggalkannya kecuali bila ada udzur.โ€ (Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, hal. 107)
Jika pria yang menyia-nyiakan shalat berjamaโ€™ah di masjid saja bukan merupakan pria idaman, lantas bagaimana lagi dengan pria yang tidak menjalankan shalat berjamaโ€™ah sendirian maupun secara berjamaโ€™ah?!
Seorang ulama besar, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, dalam kitabnya Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, hal. 7, mengatakan, โ€Kaum muslimin tidaklah berselisih pendapat (sepakat) bahwa meninggalkan shalat wajib (shalat lima waktu) dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, zina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.โ€

Ciri Ketiga: Sering Melotot Sana Sini

Inilah ciri berikutnya, yaitu pria yang sulit menundukkan pandangan ketika melihat wanita. Inilah ciri bukan pria idaman. Karena Allah Taโ€™ala berfirman,

ู‚ูู„ู’ ู„ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ูŠูŽุบูุถู‘ููˆุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุญู’ููŽุธููˆุง ููุฑููˆุฌูŽู‡ูู…ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุฃูŽุฒู’ูƒูŽู‰ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ ุจูู…ูŽุง ูŠูŽุตู’ู†ูŽุนููˆู†ูŽ

โ€œKatakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: โ€œHendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuatโ€.โ€ (QS. An Nur: 30)

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita yang bukan mahrom, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya.
Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan,

ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุนูŽู†ู’ ู†ูŽุธูŽุฑู ุงู„ู’ููุฌูŽุงุกูŽุฉู ููŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุตู’ุฑูููŽ ุจูŽุตูŽุฑูู‰.

โ€œAku bertanya kepada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.โ€ (HR. Muslim no. 5770)
Boleh jadi laki-laki tersebut jika telah menjadi suami malah memandang lawan jenisnya sana-sini ketika istrinya tidak melihat. Kondisi seperti ini pun telah ditegur dalam firman Allah,

ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุฎูŽุงุฆูู†ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุนู’ูŠูู†ู ูˆูŽู…ูŽุง ุชูุฎู’ูููŠ ุงู„ุตู‘ูุฏููˆุฑู

โ€œDia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.โ€ (QS. Ghofir: 19)
Ibnu โ€˜Abbas ketika membicarakan ayat di atas, beliau mengatakan bahwa yang disebutkan dalam ayat tersebut adalah seorang yang bertamu ke suatu rumah. Di rumah tersebut ada wanita yang berparas cantik. Jika tuan rumah yang menyambutnya memalingkan pandangan, maka orang tersebut melirik wanita tadi. Jika tuan rumah tadi memperhatikannya, ia pun pura-pura menundukkan pandangan. Dan jika tuan rumah sekali lagi berpaling, ia pun melirik wanita tadi yang berada di dalam rumah. Jika tuan rumah sekali lagi memperhatikannya, maka ia pun pura-pura menundukkan pandangannya. Maka sungguh Allah telah mengetahui isi hati orang tersebut yang akan bertindak kurang ajar. Kisah ini diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsirnya (12/181-182).
Ibnu โ€˜Abbas mengatakan, โ€œAllah itu mengetahui setiap mata yang memandang apakan ia ingin khianat ataukah tidak.โ€ Demikian pula yang dikatakan oleh Mujahid dan Qotadah. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 12/182, Darul Qurthubah)

Ciri Keempat: Senangnya Berdua-duaan

Inilah sikap pria yang tidak baik yang sering mengajak pasangannya yang belum halal baginya untuk berdua-duaan (baca: berkhalwat). Berdua-duaan (khokwat) di sini bisa pula bentuknya tanpa hadir dalam satu tempat, namun lewat pesan singkat (sms), lewat kata-kata mesra via FB dan lainnya. Seperti ini pun termasuk semi kholwat yang juga terlarang.
Dari Ibnu Abbas, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู„ุงูŽ ูŠูŽุฎู’ู„ููˆูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุจูุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุฐูู‰ ู…ูŽุญู’ุฑูŽู…ู

โ€œJanganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.โ€ (HR. Bukhari, no. 5233)
Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฃูŽู„ุงูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽุฎู’ู„ููˆูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุจูุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ู„ุงูŽ ุชูŽุญูู„ู‘ู ู„ูŽู‡ู ุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุซูŽุงู„ูุซูŽู‡ูู…ูŽุง ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ุŒ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูŽุญู’ุฑูŽู…ู

โ€œJanganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.โ€ (HR. Ahmad no. 15734. Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shohih ligoirihi)

Ciri Kelima: Tangan Suka Usil

Ini juga bukan ciri pria idaman. Tangannya suka usil menyalami wanita yang tidak halal baginya. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pun ketika berbaiat dan kondisi lainnya tidak pernah menyentuh tangan wanita yang tidak halal baginya.
Dari Abdulloh bin โ€˜Amr, โ€Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah berjabat tangan dengan wanita ketika berbaiat.โ€ (HR. Ahmad dishohihkan oleh Syaikh Salim dalam Al Manahi As Syariโ€™ah)
Dari Umaimah bintu Ruqoiqoh dia berkata, โ€Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œSesungguhnya aku tidak pernah menjabat tangan para wanita, hanyalah perkataanku untuk seratus orang wanita seperti perkataanku untuk satu orang wanita.โ€ (HR. Tirmidzi, Nasai, Malik dishohihkan oleh Syaikh Salim Al Hilaliy)
Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu , Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ูƒูุชูุจูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงุจู’ู†ู ุขุฏูŽู…ูŽ ู†ูŽุตููŠุจูู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฒู‘ูู†ูŽู‰ ู…ูุฏู’ุฑููƒูŒ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ุงูŽ ู…ูŽุญูŽุงู„ูŽุฉูŽ ููŽุงู„ู’ุนูŽูŠู’ู†ูŽุงู†ู ุฒูู†ูŽุงู‡ูู…ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุธูŽุฑู ูˆูŽุงู„ุฃูุฐูู†ูŽุงู†ู ุฒูู†ูŽุงู‡ูู…ูŽุง ุงู„ุงูุณู’ุชูู…ูŽุงุนู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูุณูŽุงู†ู ุฒูู†ูŽุงู‡ู ุงู„ู’ูƒูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽุฏู ุฒูู†ูŽุงู‡ูŽุง ุงู„ู’ุจูŽุทู’ุดู ูˆูŽุงู„ุฑู‘ูุฌู’ู„ู ุฒูู†ูŽุงู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฎูุทูŽุง ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู ูŠูŽู‡ู’ูˆูŽู‰ ูˆูŽูŠูŽุชูŽู…ูŽู†ู‘ูŽู‰ ูˆูŽูŠูุตูŽุฏู‘ูู‚ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ููŽุฑู’ุฌู ูˆูŽูŠููƒูŽุฐู‘ูุจูู‡ู

โ€œSetiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.โ€ (HR. Muslim no. 6925)

Ciri Keenam: Tanpa Arah yang Jelas

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ูƒูŽููŽู‰ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุกู ุฅูุซู’ู…ู‹ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุญู’ุจูุณูŽ ุนูŽู…ู‘ูŽู†ู’ ูŠูŽู…ู’ู„ููƒู ู‚ููˆุชูŽู‡ู

โ€œSeseorang dianggap telah berdosa jika ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.โ€ (HR. Muslim no. 996)
Berarti kriteria pria idaman adalah ia bertanggungjawab terhadap istrinya dalam hal nafkah.
Sehingga seorang pria harus memiliki jalan hidup yang jelas dan tidak boleh ia hidup tanpa arah yang sampai menyia-nyiakan tanggungannya. Sejak dini atau pun sejak muda, ia sudah memikirkan bagaimana kelak ia bisa menafkahi istri dan anak-anaknya. Di antara bentuk persiapannya adalah dengan belajar yang giat sehingga kelak bisa dapat kerja yang mapan atau bisa berwirausaha mandiri.
Begitu pula hendaknya ia tidak melupakan istrinya untuk diajari agama. Karena untuk urusan dunia mesti kita urus, apalagi yang sangkut pautnya dengan agama yang merupakan kebutuhan ketika menjalani hidup di dunia dan akhirat. Sehingga sejak dini pun, seorang pria sudah mulai membekali dirinya dengan ilmu agama yang cukup untuk dapat mendidik istri dan keluarganya.
Sehingga dari sini, seorang pria yang kurang memperhatikan agama dan urusan menafkahi istrinya patut dijauhi karena ia sebenarnya bukan pria idaman yang baik.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa sebagai petunjuk bagi para wanita muslimah yang ingin memilih laki-laki yang pas untuk dirinya. Dan juga bisa menjadi koreksi untuk pria agar selalu introspeksi diri. Nasehat ini pun bisa bermanfaat bagi setiap orang yang sudah berkeluarga agar menjauhi sifat-sifat keliru di atas. Semoga Allah memudahkannya.

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.com
Diselesaikan di Sleman, 21 Muharram 1431 H.