Buat Muslimah, Lakukan 6 Cara Efektif Ini Agar Kamu Tidak Super Duper Baper

Baper bahasa yang lagi ngetren ya guys, anak muda jaman sekarang tentu pasti sudah tahu dan menggunakan bahasa gaul ini. Yup, baper artinya bawa perasaan atau bisa disebut juga sensitif.

Memang sich punya hati sensitif itu repot, ribet dan gak nyaman, secara semua yang terjadi dalam kehidupannya dimasukkan dalam hati.  Entah itu cuma karena pesan gak dibalas, di cuekin saat berpapasan atau ngajak ngomong gak di respon.

Bagi muslimah yang sensitif akan jadi pikiran seharian, wah gak kebayang rasanya seperti apa, yang pasti selain gak nyaman, tentu hubungan ke depan juga renggang, ah namanya juga perasaan doank, belum tentu juga kayak gitu.

Tapi namanya orang baper itu memang susah cueknya, pokoknya apa-apa di bawa ke dalam hati. Apalagi kalau urusan sama lelaki, waduh baper nya berhari-hari, malas makan dan malas mandi, haduh bau donk!

Buat kamu, muslimah yang sering baper, kamu memang tidak bisa berubah tapi ada 6 cara efektif agar baper kamu tidak jadi super duper baper.

1.Nikmati Setiap Sujud dan Tilawah Kamu

thayyiba.com

Jika kamu baper, tips yang pertama yang perlu kamu lakukan adalah bawa baper kamu pas saat kamu sujud, rasakan betul bahwa itu sedang menghadap ALLAH, rasakan betapa nikmatnya sujud bersimpuh pada ALLAH.

Perasaan kamu harus bener-bener kamu bawa, sampai menetes air mata. Begitupun saat kamu tilawah alquran, rasakan perasaan kamu ketika membaca ayat-ayat yang berisi siksa dan ingat pada dosa-dosa mu.

Jadi kamu akan merasakan betul nikmatnya baper beribadah, sehingga saat baper rurusan dunia akan terasa kecil dan mudah diatasi.

2.Kurangi Banyak Omongan

ayo-berjilbab.blogspot.com

Jika baper itu karena banyak perkataan yang dikeluarkan, banyak ngobrol atau banyak ngerumpi tidak jelas, mending kamu kurangi. Berkatalah seperlunya saja, berkata yang bermanfaat dan tidak menyinggung teman.

Banyak omongan itu juga berbanding lurus dengan dosa lho, semakin banyak yang kamu katakan, semakin banyak dosa yang kamu lakukan, hayoo ! diingat betul ya.

3.Kurangi Gaya dan Keinginan

serambiummah.tribunnews.com

Alasan baper berikutnya adalah karena kamu terlalu banyak gaya, sombong atau terlalu banyak keinginan. Jika kamu sering ganti gaya, tentu akan muncul omongan orang, prasangka orang dan tentunya kritikan orang .

Kurangi juga keinginan kamu yang banyak itu, jika tidak banyak yang kamu dapatkan tentu kamu akan baper bin stres, akhirnya merasa paling bodoh, paling norak, paling ketinggalan jaman, ujung-ujungnya kamu minder dan menyendiri , hilang dari pergaulan.

4.Sibukkan dengan Kebaikan

muslimdaily.net

Cara berikutnya jika kamu  masih saja baper, bingung mikir ini dan itu yang gak ada hasilnya, mending kamu buat agenda yang rutin dan jelas tentunya agenda kebaikan.

Disitu kamu bisa belajar fokus untuk mikir agenda itu, jadi kamu gak kepikiran dengan urusan yang lain. Atau kamu juga bisa nyalurin hobi terpendam kamu, entah nulis buat cerpen, puisi apalah pokoknya, yang penting hobi yang positif.

5.Buat Jadwal “Me Time”

blogher.com

“Me time”ini penting buat kamu lho, dengan banyaknya urusan dan pikiran sehingga buat kamu baper tidak karuan.

So kamu kudu buat me time, biar kamu fresh kembali, energi kamu terisi penuh sehingga siap dan semangat menghadapi kesibukan dan keruwetan hidup kamu.

6.Nikmati dan Ikhlaskan

duniajilbab.tumblr.com

Jika kamu masih saja baper terus-terusan, kamu mungkin memang tidak bisa merubah diri kamu, cara yang paling bagus adalah nikmati saja rasa baper tersebut. Jika butuh nangis, ya nangis saja, butuh pergi, ya pergi saja, tapi kembali lho.

Hati sensitif itu bagian dari rencana dan ketetapan dari ALLAH, itu merupakan hadiah dari ALLAH buat kita, jangan merasa itu sebuah kekurangan, justru disaat tertentu akan menjadi kelebihan kamu kok, percayalah.

So, di suatu waktu tertentu nikmati saja perasaan itu, biarkan mengalir indah, rasakan manis dan pahitnya, insyaALLAH asal kamu bertahan akan menjadikan kamu lebih kuat.

Semoga bermanfaat ya mus.. muslimah!

Sumber : http://www.tandapagar.com/cara-efektif-ini-agar-kamu-tidak-super-duper-baper/

Advertisements

Buat Kamu Yang Sering Galau, Wajib Baca Ini

Habis lebaran gini, biasanya undangan berdatangan dari teman-teman. Syawal benar-benar seperti bulan ‘berbuka’ untuk mereka yang ‘berpuasa’. Iya, apalagi kalau bukan menikah.

Kadang ada sedih menyelisip di relung hati kita, “Giliranku kapan ya?”. Begitu jiwa ini sering bertanya dan entah kapan datang jawabannya. Si galau datang lagiii gak pergi-pergi.

Kalau sudah begini enaknya menyepi menyendiri. Baring-baring di kamar, pasang earphone, putar lagu sendu, dan.. yeay, hujan! Pas banget bikin suasana semakin romantis melankolis mengiris-iris.

Well, well, kalo sudah begini, siapa sebenarnya yang bikin si galau awet menemani? Gimana gak jadi galau terus-terusan kalau kitanya memang tak mau beranjak dari situasi tersebut? Jangan-jangan kita memang pribadi yang senang bergalau ria. Selamat deh ya, waktumu terbuang, perasaanmu super mellow meratapi diri, dan asli gak produktif abis.

Trus gimana donk biar kita berubah, gak sering-sering galau negatif macam ini? Yok deh simak dulu tipsnya.

  1. Berhenti Mendengarkan Lagu Galau

“Hanya kepedihan / Yang s’lalu datang menertawakanku

Engkau belahan jiwa / Tega menari indah di atas tangisanku…”

Buat kamu yang masih suka dengerin lagu-lagu galau, berlirik cengeng, bernada sendu mendayu-dayu, aduuuuh… berhentiii, berhenti!

Lagu kayak gitu cuma bikin jiwa kamu lemah, hati kamu makin gundah, dan airmata bertambah-tambah. Hati-hati dengan apa yang kita dengar. Terlebih lagi mendengarkan lagu yang melibatkan emosi mendalam, sudah pasti akan tertanam di alam bawah sadar. Percayakah kamu bahwa perasaan dapat menarik hal-hal sejenis terjadi? Jika kita bahagia, maka kita akan menarik kebahagiaan di sekeliling kita. Begitu pula halnya jika kita sedih melulu, segala kemalangan biasanya senang mendekat padamu.

Mulai sekarang berhentilah melemahkan diri. Stop dengerin lagu-lagu cengeng ya!

  1. Hindari Sering Bergaul Dengan Orang Galau

Energi itu tular-menular. Maka pastikan sekelilingmu penuh dengan energi positif. Deket-deket orang yang sering galau biasanya jadi nular lho. Makanya kalau temenmu banyakan yang suka galau, hati-hati deh. Bisa dipastikan kamu akan mirip-mirip seperti mereka juga.

Lalu gimana kalau kita memang sering jadi tempat curhat? Kan ketumpahan galau mulu..

Gampang, kuncinya kita selalu fokus pada solusi. Sehingga setiap curhatan menemukan penyelesaiannya, gak cuma langganan dicurhatin doang. Bosen kan dicurhatin itu lagi-itu lagi setiap hari?

  1. Ikut Banyak Kegiatan Positif

Yang bikin setiap masalah kepikiran terus dan bikin kita menggalau biasanya karena kita banyak waktu luang. Coba aja, begitu kita senggang, kita akan sering kepikiran si dia. Putusin gak ya.. tapi kangen.. tapi takut bermaksiat sama Allah.. en de blab la bla. Wah, peluang banget buat syetan memainkan panah-panah beracunnya dalam pikiran kita.

So daripada kamu buka gerbang hati buat bergalau ria, buruan cari kesibukan yang positif. Ikutlah ekskul, kepanitiaan di kampus, komunitas remaja masjid, organisasi, les dan sebagainya. Insyaa Allah kalau kita sibuk dengan kebaikan, hati gak akan mudah galau.

  1. Rajin Datang Pengajian Rutin

Yang ini sudah pasti jadi nutrisi hati. Iman terjaga, taqwa dipelihara. Kok bisa?

Iya donk, sebab dengan datang pengajian rutin, ruhiyah kita akan ter-charge terus. Kita diingatkan berulang kali tentang akhirat. Tentang dunia yang cuma sementara. Tentang hal-hal yang jauh lebih penting daripada mikirin si dia. Hidup ini singkat, Dear. Dan iman itu naik dan turun. Makanya kita perlu lingkungan kondusif yang menjaga agar iman itu meningkat. Jika kamu belum temukan kelompok pengajian rutin, carilah. Temukan guru atau kakak pembimbing yang bisa menjadi tempat kita bertanya, curhat, juga saudara-saudara seiman yang saling mengingatkan.

Okay, coba diterapin ya. Mudah-mudahan penyakit galau negatif itu cepat hilang dari pribadi kita. Galaulah yang positif. Galau mikirin ummat yang  sedang tertimpa masalah, galau soal membalas kasih orangtua, dan semua yang bernilai manfaat. Siap? Yuk!

picture : https://id.pinterest.com/pin/103301385174833550/

 

Sumber :

https://www.elmina.id/buat-kamu-yang-sering-galau-wajib-baca-ini/

Jodoh Tak Akan Kemana, Memetik Hikmah Dari Kisah Cinta Yusuf AS dan Zulaikha…

Jodoh tak akan kemana, mungkin istilah ini sudah tak asing lagi bagi kita semua. Jika kita melihat keluar, sangat banyak sekali orang yang sudah saling mencintai (baca : pacaran ) dalam jangka waktu yang lama namun pada akhirnya gagal menikah padahal sudah saling berjanji, saling membangun komitmen dan orang tuapun sudah saling kenal. Namun disisi lain tak sedikit juga yang awalnya tidak saling mengenal namun Allah pertemukan dalam ikatan suci pernikahan, ya mereka berjodoh.

Jodoh tak akan kemana, kalau memang bukan jodohnya apapun dan bagaimanapun mengusahakannya Allah selalu punya cara yang indah untuk tidak mempertemukannya. Begitu pula sebaliknya, jika memang sudah berjodoh bagaimanapun jauhnya jarak, tak mengenal sekalipun Allah juga selalu punya cara yang indah untuk mempertemukannya.

Jodoh tak akan kemana, ada kisah menarik yang diabadikan dalam Al-quran yaitu dari kisah Nabi Yusuf AS. Kita akan memetik hikmah dari satu episode kehidupan Nabiyullah Yusuf AS ini yaitu kehidupan percintaannya.

****

Saat ketaatan pada Allah selalu menjadi landasan dalam mencinta

“Dan wanita (zulaikha) yang yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata ‘Marilah kesini, ‘Yusuf berkata, ‘Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik, Sesungguhnya orang – orang zalim tiada akan beruntung.” (Q.S : Yusuf : 30)

Yusuf AS, adalah seorang pemuda yang dikenal sejarah sebagai laki-laki yang sangat tampan hingga ketampanannya ini begitu mempesona banyak wanita salah satunya adalah istri majikannya yang lebih dikenal dengan nama Zulaikha. Para ulama tafsir menyebutkan usia Yusuf AS saat tinggal di istana berkisar antara 20 – 25 tahun. Jika ditilik dari usianya kita bisa bayangkan anak muda dengan usianya ini tentu saat-saatnya syahwat bergejolak tinggi, terlebih lagi ia hadir di negeri asing dimana statusnya disana hanya sebagai seorang budak yang diperjual belikan, status terendah dalam strata masyarakat kala itu. Ibnu Taimiyah mengungkapkan, “Orang asing itu sulit menghindarkan diri dari perbuatan jahat” , namun ternyata tidak dengan Nabiyullah Yusuf AS, Yusuf AS mampu menolak ajakan dari zulaikha meskipun tak ada siapa-siapa di istana hanya mereka berdua serta semua pintu-pintupun sudah ditutup oleh Zulaikha, ia mampu mencegah dirinya dari ajakan maksiat dari zulaikha yang kala itu juga sangat cantik dan menarik. Saat itu Yusuf berkata “Aku berlindung kepada Allah”, dan Allahpun menjaga dirinya dari kemaksiatan, ia lolos dari ujian iman tersebut.

Cinta itu tentang pilihan, dan Yusuf AS memilih ketaatan kepada Allah SWT, ia menerima resiko atas penolakan terhadap majikannya tersebut yang dalam singkat cerita pada akhirnya Yusuf di penjara.

Jodoh tak akan kemana, Allah punya cara yang indah untuk mempertemukannya kembali

Setelah beberapa waktu Yusuf AS menjalani hukumannya di penjara, tibalah saatnya ia dibebaskan banyak kisah menarik disini bermula dari menafsirkan mimpi hingga akhirnya dipercaya menjadi bendaharawan negara dan pada akhirnya menjadi raja menggantikan suami Zulaikha ketika ia telah meninggal dunia.

Saat inilah Yusuf dan Zulaikhapun bertemu dan akhirnya menikah. Memang kisah pernikahan antara Yusuf AS dan Zulaikha ini tak dimuat dalam Al-qur’an termasuk juga dengan nama wanitanya sebagai Zulaikha juga tidak disebutkan dalam Al-quran. Namun melalui Ulama tafsir salah satunya adalah Imam ath-Thabari meriwayatkan dari Muhammad bin Ishaq mencatatkan ada dialog romantis antara Yusuf AS dan Zulaikha tatkala mereka telah menikah.

“Bukankah kesempatan seperti ini lebih baik dan terhormat daripada pertemuan kita dahulu ketika engkau menggebu-gebu melampiaskan hasratmu”.

Lalu Ra’il menjawab dengan jawaban diplomatis dan romantis,

“Wahai orang yang terpercaya, janganlah engkau memojokkanku dengan ucapanmu itu, ketika kita bertemu dulu jujur dan akuilah bahwa di matamu akupun cantik dan mempesona, hidup mapan dengan gelar kerajaan dan segalanya aku punya, namun ketika itu aku tersiksa karena suamiku tidak mau menjamah perempuan manapun termasuk aku, lantas akupun mengakui dengan sepenuh hatiku akan karunia Allah yang diberikan atas ketampanan dan keperkasaan dirimu.”

Nabi Yusuf mendapatkan bahwa Ra’il (Zulaikha) masih perawan. Mereka menikah dan dikaruniai dua orang anak laki laki, Afra’im (Efraim) dan Misya (Manasye). Sebab ia tak pernah di jamaah oleh Al-Aziz suaminya semenjak ia menikah.

***

Jodoh tak akan kemana, kalau memang sudah Allah catatkan berjodoh yakinlah suatu saat cepat atau lambat Allah akan pertemukan dengan caranya. Penting pemahaman ini menjadi renungan untuk kita bersama terlebih bagi mereka yang masih sendiri dan dalam masa-masa menanti, kita bisa saksikan entah berapa banyak laki-laki dan wanita yang mengorbankan ketaatannya pada Allah SWT dengan alasan cinta, takut kehilangan jodohnya, takut jodohnya diambil orang dan seabrek alasan klise lainnya. Yusuf AS mengajarkan kita bagaimana semestinya dalam mencintai, tak ada larangan kita mencintai manusia dan lawan jenis akan tetapi perlu diingat jangan sampai cinta kita pada lawan jenis menodai ketaatan kita pada Allah SWT, selalu jadikan Allah yang pertama dan Allah yang utama InsyaAllah disana kita akan bersua dengan bahagia.

Sumber gambar ilustrasi : google.com 

Sumber :

https://www.elmina.id/jodoh-tak-akan-kemana-memetik-hikmah-dari-kisah-cinta-yusuf-as-dan-zulaikha/

5 Tips Hijrah Bagi Muslimah

Ingin selalu menjadi baik adalah harapan setiap wanita, apalagi yang masih sendiri, karena kebaikan diri berbanding lurus dengan baiknya jodohnya nanti. Jodoh cerminan diri, jika diri kita baik, tentu baik juga jodoh kita tetapi jika diri kita buruk bisa ditebak jodoh kita juga begitu.

Namun untuk selalu menjadi baik dari hari kehari menjadi tantangan tersendiri bagi seorang muslimah. Kami yakin semua muslimah tentu ingin berhijab syari, setiap muslimah tentu ingin beribadah maksimal, setiap muslimah tentu ingin tidak pacaran, setiap muslimah pasti ingin bisa puasa sunnah senin-kamis, puasa ayyamul bidh, setiap muslimah tentu ingin bisa membaca Alquran rutin setiap hari.

Tapi ketika ditanya kenapa belum melakukannya? Jawabannya beragam dan jawaban yang paling familiar adalah mengkambing hitamkan hidayah. Dengan sangat enteng akan menjawab “Belum dapat hidayah” hehe. Setidaknya ada dua hal penting yang mesti kita ketahui tentang proses hijrah ini, proses yang pertama adalah proses yang bisa kita kontrol yaitu segala yang berhubungan dengan ikhtiar kita. Proses kedua adalah proses yang tidak bisa kita kontrol dan datangnya memang dari Allah, ia rahasia, ia ghaib hanya Allah yang tau nah proses yang kedua inilah yang sering disebut hidayah. Lalu yang jadi pertanyaannya apakah kita harus menunggu hidayah dulu untuk berbuat baik? untuk hijrah?, Tentu jelas tidak, kita tidak menunggunya tapi kita menjemputnya, mencarinya. Ini masuk pada bagian pertama yaitu adalah proses atau cara yang bisa kita kontrol, yang bisa usahakan, yang bisa kendalikan. InsyaAllah dengan memperbanyak ikhtiar ini Allah turunkan hidayah itu pada kita, Allah berikan cahaya kebenaran itu pada hati kita, Allah gerakkan kaki, tangan, mata dan seluruh tubuh kita untuk selalu berada dalam ketaataannya. Untuk selalu melaksanakan perintah-perintahnya dan berusaha menjauhi larangannya.

Pada tulisan kali ini ada 5 Tips Hijrah bagi muslimah, kelima tips ini InsyaAllah bisa diikhtiarkan dan mudah, diantaranya adalah :

1. Niat dan Hati yang Ikhlas

Ini adalah hal utama dan pertama yaitu adalah tentang niat, Ketulusan niat, azzam yang benar-benar kuat untuk hijrah, untuk menjadi lebih baik. Salah satu cara untuk memperkuat niat adalah menemukan alasan kuat kenapa kita harus berubah? kenapa kita harus menjadi baik. Contohnya ada yang hijrah ketika Allah selamatkan ia dari sebuah musibah, ada yang ingin hijrah atau berubah ketika ditinggal meninggal oleh orang-orang yang dicintai, ada juga yang hijrah ketika ingin berdoa kepada Allah untuk orang-orang yang tercinta yang lagi sakit keras. Ada juga yang hijrah karena ingin dapat jodoh terbaik, ingin membahagiakan orang yang dicintai, Ingin berjuang meraih ridho Allah dan syurga. Dan tentu sebaik-baiknya alasan adalah untuk mendapatkan ridho Allah semata.

 

2. Bersihkan Hati, Bersihkan Jiwa dan Bersihkan raga.

Terkadang hati kita susah tersentuh oleh hidayah Allah, susah tersentuh oleh nilai-nilai kebenaran adalah ketika hati dan jiwa masih kotor masih ada rasa hasad, dendam, dengki, dongkol serta berbagai macam penyakit hati lainnya. Begitu juga dengan raga kita, raga yang didalamnya dialiri oleh darah yang berasal dari makanan yang tidak halal seperti uang hasil korupsi, riba, serta transaksi-transaksi haram dan transaksi subhat (transakasi abu-abu). Maka sekali lagi perhatikan apapun yang masuk kemulut dan keperut kita, perhatikan setiap rupiah yang masuk kekantong kita. Perhatikan makanan yang kita makan, jika ke mall jangan mudah terpengaruh dengan makanan-makanan yang kelihatannya “keren” brandnya international, namanya aneh-aneh dan harganya selangit tapi belum memiliki sertifikat halal, hati-hati karena bisa jadi itu makanan bercampur dengan barang yang Allah haramkan mungkin itu babi, mungkin itu arak yang banyak ditambah sebagai pelezat makanan.

Maafkan dan meminta maaf, mengikhlaskan sesuatu yang hilang dan meridhoi adalah cara membersihkan hati, sementara membersihkan harta tentu dengan berzakat, memutuskan semua jalan-jalan rezeki yang haram dan syubhat.

3. Akrabkan Diri dengan 3 Mutiara Kehidupan

Ada 3 Mutiara kebaikan yang sering dilupakan, banyak orang galau, tak sedikit yang stress, hidupnya risau, tak berketentuan tapi yang dilakukan adalah mencari solusi kemana-mana. Sibuk konsultasi kesana kemari, bahkan proses mencari solusi itu sendiri menambah stressnya. Ada yang dilupakan dan terlupakan yaitu 3 mutiara kehidupan, yang sangat dekat dengan kita, sangat mudah menjangkaunya, 3 mutiara itu adalah Al-Quran, Masjid dan Sejarah-sejarah orang shaleh terdahulu.

Kalau buat muslimah jadilah pemburu majelis-majelis ilmu yang diadakan dimasjid-masjid, akrabkan diri dengan Al-quran minimal sehari 1 ayat, kalau bisa satu halaman, lebih baik lagi satu juz. Dan yang terakhir baca dan pelajari kisah-kisah dan sejarah wanita sholeha terdahulu, baca kisahnya siti asiyah istri fir’aun yang tetap menjaga ketaatannya meski mendampingi raja yang super kejam sepanjang masa lagi kafir fir’aun, baca juga kisah siti maryam yang menjaga kesuciannya, kisah bunda khadijah, kisah bunda aisyah dan banyak lagi kisah wanita-wanita syurga.

4. Berkumpulah dengan orang-orang shaleha.

“Yang berteman dengan tukang besi maka akan dapat percikan asapnya, begitu juga bagi yang berteman dengan tukang minyak wangi tentu akan dapat juga percikan bau wanginya”. Jika ingin melihat seseorang kita bisa melihat siapa dirinya dan bagaimana karakternya hanya dengan menanyakan siapa temannya?, kalau temannya baik-baik bisa dipastikan dia tentu juga baik-baik begitu juga sebaliknya.

Terkadang niat sudah tulus, keinginan sudah kuat untuk menjadi lebih baik, tapi susah banget untuk memulainya, maka hati-hati karena bisa jadi lingkungan kita yang kurang mendukung, teman-teman kita yang kurang mendukung. Malam minggu kita ngajak ikut kajian ke masjid sementara teman ngajak dugem ya pasti nggak nyambung. So, pindahlah, hijrahlah, cari orang-orang shaleha dan berkumpullah bersama mereka InsyaAllah Allah mudahkan untuk jalan hijrahnya, Allah karuniakan hidayahnya.

5. Hijrah Sekarang tanpa menunda-nunda.

Kebanyakan yang gagal hijrah adalah karena menunda-nunda, setiap kebaikan semestinya disegerakan. Ketika harus bangun subuh tepat waktu biasanya bangun jam setengah tujuh pagi, ketika harus rutin baca Alquran biasanya rutin baca komik, ketika ingin rajin ke masjid biasanya sering kongkow-kongkow bareng teman, mengubah kebiasaan lama dan meninggalkannya  Berat memang, tapi tidak mesti menunggu ringan dulu baru dikerjakan. Paksakan saja, InsyaAllah lama-lama jadi terbiasa, akhirnya jadi biasa lalu jadi kebiasaan.

Ya, Itulah 5 Tips Hijrah bagi muslimah, semoga saudari semua jadi makin sholeha, makin baik amalnya dari hari kehari. Silakan dibagikan pada yang lain, semoga makin menyebar kebaikannya.

Sumber :

https://www.elmina.id/5-tips-hijrah-bagi-muslimah/

Jangan Sampai Cantikmu Jadi Asbab Dosa bagi laki-laki

“Subhanallah, Cantiknya”

“I Like it..”

“Cakep”

“Geulisnya euuy”

 

Ya, itulah beberapa komentar di kolom komentar facebook ketika ada seorang wanita mengunggah foto selfienya ke sosial media, dan rata-rata yang memberikan komentar adalah laki-laki. Apalagi jika foto yang diunggah adalah dengan gaya tertentu yang cenderung aneh-aneh seperti mulut yang dimonyong-monyongkan. Ditambah lagi dengan pakaian yang mungkin “rada-rada seksi” tentu menambah daya tarik lagi bagi mata laki-laki yang melihatnya.

Kemajuan teknologi  smartphone dengan fitur-fiturnya yang canggih seperti fitur kamera, fitur video, fitur koneksi akses ke berbagai sosial media. Ditambah lagi dengan harganya yang relatif murah sehingga smartphone ini bisa dimiliki oleh siapa saja. Fitur-fitur pendukungnya menumbuhkan virus narsisme bagi setiap penggunanya, keinginan untuk selalu memberi tahu kedunia setiap aktivitasnya, sedang dimana, sama siapa dan lagi apa. “No pic Hoax” salah satu istilah di sosial media jika kita memposting sesuatu tanpa menyertai foto, sehingga aktivitas memposting foto kesosial media menjadi ritual wajib khususnya bagi generasi remaja dan anak-anak yang baru beranjak dewasa, ajang eksis agar dunia tahu keberadaan dirinya.

Lagi jalan update status “Lagi otw nih ke bogor disertai foto jalan”

Udah nyampe update status lagi “Alhamudulillah sudah sampai nih disertai foto selfie angkat jari 2 keatas”

Mau makan update status lagi “Orek tempenya siap disantap nih disertai foto sepiring nasih disertai orek tempe”

Ketemu teman update status lagi, masuk toilet update status lagi dan foto selfie lagi, dan bla bla seterusnya.

Sepertinya capek banget ya kehidupannya?, iya benar.hehe. Sudahlah biar mereka nikmati sampai lelah.

Kali ini kita tidak akan bahas secara panjang lebar tentang fenomena diatas, tapi kita khususkan untuk muslimah, karema memang mayoritas korban narsisme dan eksisme ini adalah wanita-wanita muslimah. Bagi seorang muslimah kecantikannya, indahnya tubuhnya serta semua yang ada dalam dirinya adalah perhiasan, bak gula ia memiliki daya tarik yang kuat bagi semut, begitu jugalah dengan muslimah, ia memiliki daya magnetic, yang tentu akan menarik mata laki-laki untuk melihatnya.

Setiap laki-laki normal tentu akan tertarik jika melihat ada wanita yang cantik, seksi dan sejenisnya karena memang itu fitrahnya, karena memang rasa itu Allah yang menciptakan. Daya tarik itu tak hanya sekedar ucapan “Wow cantik”, tak hanya sebatas kata-kata itu tapi kecantikan seorang wanita yang ia lihat bisa  bisa menggetarkan naluri syahwatnya, membuat ia berangan-angan tentang wanita tersebut. Jelas hal itu akan jadi maksiat bagi dirinya.

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya” (QS. An-Nuur : 30-31).

Disini kita tidak akan bahas tentang apa hukumnya update status ataupun itu posting foto disosial media, karena pembahasan itu tentu akan panjang karena bicara hukum, dan kami juga tentu tidak tau apa motif setiap orang itu narsis dan eksis disosial media tentu hanya dia dan Allah yang tau pasti tentang motifnya. Allah memerintahkan laki-laki untuk menundukkan pandangannya, begitu juga Allah memerintahkan wanita agar melindungi dan menjaga perhiasannya. Tujuannya agar ada saling menjaga antara laki-laki dan wanita, laki-laki berusaha maksimal untuk menundukkan pandangan dari wanita, wanita membantu laki-laki dengan berpenampilan yang tidak menggoda mata laki-laki melihatnya.

Sementara ketika seorang muslimah mengupload fotonya ke sosial media apakah itu BBM, Twitter, facebook atau instagram tentu akan memancing ketertarikan bagi laki-laki. Ada laki-laki yang sudah mengerti tentang menjaga pandangan mereka tentu berusaha untuk tidak melihatnya, tapi banyak juga yang tau tentang menundukkan pandangan tapi susah untuk menjaganya sehingga mudah terpedaya, penasaran dengan foto wanita tersebut, akhirnya “klik”, like dan komentar bahkan ada juga yang sampai share foto tersebut.

Ketika seseorang bermaksiat, ketika seseorang muncul syahwatnya gara-gara fotomu tentu akan menjadi dosa bagi yang melihatnya, lalu bagi yang punya foto?, dosanya tentu lebih banyak, ia menjadi asbab dosa bagi laki-laki yang melihat. Apakah yang melihat hanya satu orang laki-laki?, tentu tidak, semakin cantik, semakin menarik foto tersebut semakin banyak yang tau, semakin banyak yang melihat. Fotonya menjadi viral, tapi viral kemaksiatan.

Wanita itu cantik, bahkan setiap wanita cantik, sudah semestinyalah setiap wanita muslimah  untuk menjaga kecantikannya, menjaga dirinya, karena dengan menjaga dirinya, ia juga ikut menjaga mata laki-laki yang melihatnya.Jangan sampai fotomu menjadi viral kemaksiatan, jangan sampai fotomu jadi asbab dosa bagi yang melihatnya.Jaga dan simpan kecantikanmu hanya untuk orang yang halal melihatnya.Ya, dia adalah suamimu.Tidak perlu seisi jagat raya tau tentang kecantikanmu.

Semoga Bermanfaat, silakan dibagikan pada muslimah lainnya.

 

Sumber :

https://www.elmina.id/jangan-sampai-cantikmu-jadi-asbab-dosa-bagi-laki-laki/

7 Tips Menjaga Hati agar Tidak Mudah Jatuh Hati

Jagalah hati, jangan kau kotori…

Jagalah hati, lentera hidup ini…

Jagalah hati, jangan kau nodai…

Jagalah hati, cahaya ilahi…

Bila hati kian bersih, pikiranpun akan jernih

Semangat hidup kan gigih, Prestasi mudah diraih

Tapi bila hati keruh, pikiran jadi gemuruh

Seakan dikejar musuh, dengan Allah kian jauh..”

(Aa gym)

Hati, adalah bagian terpenting dalam kehidupan manusia, bahkan semua gerak pikir kita, gerak fisik kita dipengaruhi oleh hati. Rasulullah SAWpun menyampaikan pentingnya hati sebagaimana dalam hadits berikut :

“Sesungguhnya di dalam tubuh itu ada segumpal darah. Jika ia baik maka seluruh tubuh akan baik pula, dan jika ia rusak, rusak pula seluruh tubuh. Ketahuilah segumpal darah itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baper (Baca : bawa perasaan), adalah sejenis penyakit hati yang lagi ngetrend saat ini. Sehingga dengan mudah tersentuh perasaannya. Apakah itu karena pujian, rayuan atau sindirian. Penyakit hati yang juga sering membuat anak muda linglung adalah jatuh hati, semacam rasa ketertarikan pada lawan jenis, entah itu karena memang diperhatiin sama si “dia” secara khusus atau hanya ke geer-an, pekerjaan menjaga hati memanglah tidak mudah namun juga tidak sulit, sulit-sulit gampang mungkin itulah istilah yang cocok disematkan padanya.

Pada tulisan kali ini, kita akan membahas tips untuk menjaga hati, khususnya bagi kaum muslimah. Lagi-lagi tujuannya adalah agar tak mudah jatuh hati, tak mudah baper-an, tak mudah ke geer-an dan bisa membedakan mana hati-hati yang yang dengan hati mendekatinya atau hanya ingin sekedar merusak hati. Tentu (lagi-lagi) dalam konteks terhadap lawan jenis, sebab tak sedikit wanita yang menjadi korban “jatuh hati” karena tak begitu pandai memegang hati.

7 Tips Menjaga Hati Agar Tak Mudah Jatuh Hati adalah :

1. Selalu mengisi hati dengan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT

Hati kita ini ibaratkan sebuah wadah, yang jika tidak isi dengan kebaikan maka keburukanlah yang akan mengisinya. Jika kita tidak isi dengan kerinduan pada Allah, kerinduan menyebut nama Allah, kerinduan membaca surat cintanya Allah maka dia akan diisi oleh kerinduan-kerinduan pada yang lain bahkan pada sesuatu yang belum halal baginya.

2. Jaga interaksi dengan lawan jenis, pastikan dalam koridor yang “sehat”

Nah, ada pepatah mengatakan “rasa itu muncul karena terbiasa” , sebelum rasa yang muncul malah menyebabkan kita kecewa atau “berdosa” yuk mari jaga pergaulan dengan lawan jenis. Hindari ngobrol ngalur-ngidul yang tidak penting dengan lawan jenis, jauhkan dari berbagai interaksi yang intens dengan lawan jenis baik itu lansung maupun via media sosial seperti chat facebook, mentionan di twitter, bbm-an, whatsapp-an serta berbagai jenis-jenis interaksi lainnya. Kalau bukan sesuatu yang penting atau darurat banget lebih baik tidak ada komunikasi sama sekali. Awas lho, nanti baper.hehe

3. Jangan mudah tergoda, Jika tak ingin kecewa

Sebagai seorang muslimah mesti bijak terhadap laki-laki, tidak mudah tergoda dengan bujuk serta rayuannya. Harus pandai memilah dan memilih mana laki-laki yang benaran serius atau hanya sekedar modus. Sebab kebanyakan wanita yang kecewa adalah yang “hatinya jatuh” sebagai korban modus dan PHP.

4. Ukuran cantikmu bukan dari seberapa banyak cowok yang melirikmu.

Nah, yang menyedihkan adalah ketika banyak para wanita yang merasa sedih ketika tidak ada laki-laki yang melirik atau mendekatinya. Entah kenapa wanita merasa dirinya cantik ketika banyak yang melirik, banyak pedakate, banyak yang php-in dan juga modusin #Eh.

Ingat, kecantikan wanita muslimah ukurannya tidak hanya pada fisik atau hanya sekedar banyak yang melirik tapi pada ketaatannya, ketakwaannya, keshalihannya serta kekokohannya dalam menjaga diri

5. Selalu bergaul dengan muslimah-muslimah yang shaleha

Pertemanan, ini penting banget, jika kamu bertemannya dengan wanita-wanita “gaul”, suka nongkrong, kalau lagi ngumpul ngerumpiin cowok-cowok idamannya, mereka yang menjadikan pacaran sebagai gaya hidup, menjadikan kehidupan hedonis menjadi sebuah budaya. Maka bersiaplah kamu juga akan mudah terpengaruh olehnya.

So, jika kamu ingin menjadi muslimah yang taat serta terjaga diri dan hatinya. Maka bertemannya jugalah dengan mereka yang selalu menjaga diri, hati dan selalu meningkatkan keimananan dan ketakwaannya.

6. Hindari musik-musik dan tontonan yang melow serta membuat hati risau

Tak bisa dipungkiri, kita sangat dipengaruhi oleh apa yang kita lihat (tonton) dan apa yang kita dengar (musik). Kalau kita nontonnya drama korea yang melow banyak nangis-nangisnya, dengerinnya musik melow lagi tentang cinta-cintaan. Tentu hal ini akan mempengaruhi cara berpikir, bersikap dan bertindak kita termasuk mempengaruhi kondisi hati kita.

Nah, mulai saat ini perbanyak dengar tilawah, dengar kajian, ceramah dan hal-hal yang bermanfaat lainnya. Mungkin di awal ini akan terasa sulit, kamu akan merasa garing. Tapi yakinlah pelan-perlahan Allah akan buka hati kita sehingga kita menjadi ketagihan mendengarkan hal-hal yang positive

7. Baca lagi dari poin nomor 6 hingga nomor 1 dan lakukan sebaliknya

Tips yang ketujuh adalah sebuah penegasan, agar kamu benar-benar paham dan meresap kehati alangkah baiknya dibaca ulang lagi, direnungkan dan tentu jangan lupa juga untuk dibagikan kepada teman-temannya. [Uda Agus/Elmina]

Sumber : https://www.elmina-id.com/7-tips-menjaga-hati-agar-tak-mudah-jatuh-hati/