Puisi Karya Debby

Biarkan

biarkan asa ini hilang
dibawa angin pegunungan

biarkan mimpi ini musnah
dibakar api keppahitan

karena asaku pastilah semu
berharap terlalu tinggi kepadamu

biar sungai mengalirkan rasa
rasa yg mungkin pernah hinggap
biarkan sungai menghanyutkan
rasa yang tak harus terlintas

panggilkan bulan kepadaku
bawa aku keatas sana
hakikatnya ku tak ingin sendiri
dan menepi dalam ketidakpastian hati

Advertisements
Puisi Karya Debby

Ingin

ingin menjauh, rasanya sulit
karena kau membuatku terbiasa untuk dekat denganmu

ingin membenci, rasanya tak mungkin
karena kau membuatku selalu menyukaimu

ingin marah, rasanya tak logis
karena kau mengajarkanku arti sebuah kesabaran

ingin menangs, rasanya tak wajar
karena kau tunjukkan padaku ketegaranmu setiap waktu

ingin mencintai, rasanya miris
karena hal itu harusnya tak timbul dalam hati ini

Puisi Karya Debby

Ketika (2)

ketika kau bertanya apa itu sebuah kesabaran
kan kutunjukkan bahwa kan kau dapat itu dalam dirimu

ketika kau mencari apa itu kesederhanaan
kan kuperlihatkan bahwa itu terpancar dari hatimu

ketika kau butuh tumpuan
percayalah bahwa sebenarnya aku yang selalu bertumpu padamu

karena kau yang selalu memberiku semangat
karena kau yang selalu memberiku kekuatan
karena kau yang membuatku merasa hebat di setiap hariku

terimakasih untuk kasihmu yang tulus
maafkan aku yang belum bisa menjadi baik untukmu

Puisi Karya Debby

Terasa

terasa hampa
ketika tak lagi kuterima pesan singkat darimu
seperti hari hari di waktu dulu

terasa hening
ketika tak lagi ku dengar suaramu di telingaku
seperti yang selalu ku dengar dulu

terasa sepi
ketika kusapukan mataku dan tak kutemukan dirimu
seperti yang sering ku lihat dulu

dan kurasakan kita semakin jauh dan jauh
tanpa kutahu kesempatan apa yang membuatku kan dekat kembali kepadamu

dan kurasakan kita semakin renggang dan renggang
dan ku khawatirkan kau kan melupakanku tak lama lagi

sebelum kau lupa pada diri ini
ingin ku akui bahwa dirimu selalu ada di hati
karena dirimu yang membangun raga ini
karena hatimu yang menguatkan jiwa ini setiap hari

Puisi Karya Debby

Ketika

ketika orang bilang yang pahit adalah kopi
percayalah nyatanya bukan itu
pahit itu ketika ku berharap terlalu lebih kepadamu

ketika orang bilang rapuh itu cangkang telur
percayalah nyatanya bukan itu
ketahuilah bahwa hati ini lebih rapuh
terlebih ketika rasa ini tak bisa ku sampaikan padamu

dan kini ketika orang bilang layu itu daun
percayalah kembali bahwa ada yang lebih layu
yaitu mimpiku
yang tak mampu bersama dengan mu