Dari Teknik : Bangun Jogja, Majukan Indonesia, Genggam Dunia Dari Teknik, Membangun Jogja untuk Indonesia Menuju Pentas Dunia

Dari Teknik :

Bangun Jogja, Majukan Indonesia, Genggam Dunia

Dari Teknik, Membangun Jogja untuk Indonesia Menuju Pentas Dunia

 

Bukanlah sebuah hal yang krusial jika dikatakan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan bagi bangsa ini. Ketika kita menjadi mahasiswa, diharapkan kita akan menjadi lebih dewasa dan memiliki pola pikir yang lebih luas dibandingkan ketika kita berada di jenjang sebelumnya. Menjadi mahasiswa membuat kita membuka mata pada dunia bahwa banyak sekali hal yang harus diperjuangkan dalam hidup ini. Beban kita tak lagi sebatas tugas kelompok dan bejibun pekerjaan rumah seperti di SMA dahulu. Beban kita lebih besar dari itu : bagaimana kita bisa berkontribusi untuk memajukan bangsa ini ?

Sebelum menjadi mahasiswa, pasti kita akan dihadapkan pada sejuta pilihan. Mulai dari pilihan universitas, jurusan, unit kegiatan mahasiswa, tempat kos, tempat makan, dan lain-lain ( asal bukan tempat menambatkan hati aja sihL). Pastinya membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan pilihan diantara berbagai pilihan tersebut mengingat pilihan itulah yang nantinya akan membawa kita ke masa depan. Namun lagi-lagi kita harus mengingat suatu hal : bagaimana pilihan kita nantinya dapat membantu kita untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini ?

Terkadang banyak yang berpikir bahwa menjadi mahasiswa itu lebih gampang. Namun tak selamanya pemikiran tersebut benar. Bagaimana bisa dibilang bahwa menjadi mahasiswa lebih menyenangkan daripada duduk di bangku SMA sedangkan diluar sana negeri ini masih dipenuhi berbagai permasalahan dan butuh solusi dan kontribusi dari para pemudanya ? PR kita ternyata lebih dari sekedar membuat makalah dengan sumber mbah google yang bisa selesai barang sekejap.

Indonesia memiliki ribuan pulau. Memiliki potensi alam yang melimpah tak kalah dari negeri lainnya yang sudah lebih maju. Namun sumber dayaya masih kurang dibandingkan negara maju lainnya. luasnya Indonesia menjadi berkah sekaligus musibah bagi kitasendiri. Akan jadi berkah bila potensi itu dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya demi kemajuan bangsa. Namun akan jadi musibah bila kita tidak dapat memanfaatkannya dengan baik. Pada akhirnya banyak potensi negeri kita yang justru dikuasai oleh orang asing.

Saat inilah peran para pemuda dibutuhkan. Jangan salahkan pemerintah yang membiarkan banyaknya sumber daya alam kita yang dikuasai pihak asing. Jangan salahkan pihak asing yang membodoh-bodohi kita dengan memanfaatkan kekurangan kita. Tanyakan pada diri kita sendiri. sudah seberapa besar kontribusi kita untuk Indonesia sampai saat ini ?

Menjadi mahasiswa sama dengan menjadi agen penting dalam perubahan Indonesia yang lebih baik. Mahasiswa sudah harus punya tujuan akan jadi apa ia kedepannya. Kettika menentukan tujuan masa depan, hendaknya para mahasiswa tidak memikirkan jabatan dan materi. Namun pikirkanlah tentang negeri ini.

Contoh Tajuk Rencana

Persiapan Siswa Menghadapi Ujian Nasional Masih Minim

Walaupun Ujian Nasional (UN) hanya tinggal menghitung hari, tidak tampak kesibukan yang begitu berarti pada para pelajar SMA. Menurut survey yang kami lakukan, kebanyakan pelajar mengatakan bahwa persiapannya dalam menghadapai UN masih 50%. Tidak ada perasaan deg-degan ataupun kalut karena waktu UN yang sudah dekat. Mereka mengaku belajar membuatnya semakin pusing dan ia lebih memilih melakukan hal-hal lain seperti menjalankan hobi daripada belajar untuk persiapan UN.

Padahal, koperasi sekolah sudah melakukan berbagai persiapan menghadapi UN bagi para siswanya seperti menjual berbagai buku pemantapan, membagikan buku ‘Detik-detik UN’, dan mengadakan kelas pemantapan. Namun, hal tersebut tidak dapat dijadikan motivasi untuk belajar karena mereka merasa UN bukan penentu kelulusan sehingga mereka tak memiliki semangat untuk menghadapi ujian tahunan ini.

Selain itu, tidak tampak aktivitas yang dilakukan karena inisiatif siswa sendiri seperti belajar bersama dalam mengenai soal-soal Ujian Nasional. Mereka tidak menyadari soal Ujian Nasional lima tahun kebelakang bisa dijadikan acuan untuk soal yang akan datang ini. Hanya 5-10 orang yang memang sadar untuk membahas soal tersebut secara bersama sama.

Memang benar Ujian Nasional bukan penentu kelulusan lagi, tapi apakah sebegitu pasrahnya mereka? Seharusnya guru bisa lebih memotivasi siswanya untuk belajar karena kejenuhan siswa saat belajar pasti ada. Sekolah harus menciptakan lingkungan yang kondusif dan menyenangkan sehingga siswa bersemangat untuk belajar.

Dalam waktu yang semakin sempit ini persiapan siswa sudah selayaknya mencapai 50%. Disini guru sebagai pendidik berperan penting untuk mengingatkan siswa dan memperbaiki kebiasaan buruk mereka sehingga dimasa yang akan datang akan dihasilkan putra-putri harapan bangsa yang berakhlak dan berilmu tinggi.

 

Aaaa : Masalah

Aaaa : Analisis Masalah

Aaaa : Solusi

 

Tugas Membuat Tajuk Rencana

Disusun Oleh : Debby Zalina – Diana Mindy Alodia (XII MIA 4)