What, Why, and Where I Write

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… 🙂

Heloo teman-teman semua yang kucintai dan kudambakan sepenuh hatiii

Kali ini, aku akan langsung memulai blogging challenge yang kuikrarkan sendiri pada diriku sendiri untuk kulaksanakan satu bulan kedepan.

Yaps… dan sesuai daftar postingan blog yang kutulis, postingan pertama untuk blogging challenge ini bertema “What, Why, and Where I Write”

608924_e590

Yaps.. topik yang cukup menantang, menguras sedikit tenaga dan pikiran

(setidaknya aku lebih suka ini ketimbang mikir lama tentang suatu pertanyaan yang bila dijawab pernyataanku bakal dilempar kembali kayak main voli yang bolak-balik mantul-if you know what i mean lah hehehehehe)

OKESIP, maafkan ketidakjelasanku di awal postingan ini hehehehehe

hehehehe

Menulis… hmmmm

kenapa sih aku menulis ???

Sebenarnya aku juga ga begitu suka menulis, namun karena aku harus ngeposting tentang hal-hal berbau menulis yaaa terpaksa deh mikir keras tentang ini.

Iya Deb, Iya.

Hmmm… kalo dipikir-pikir, sebenernya aku lumayan suka menulis.

Menulis apaaaa ajaaa, mulai dari menulis diary, menulis cerpen, menulis pengalaman, menulis daftar pengeluaran, menulis catatan pelajaran (terutama matkul pengantar teknik industri yang materinya uaaakeehhh), menulis laporan (yha,,icl ithu salah satunya), menulis revisi laporan (*yaps tampaknya mulai ga jelas), menulis pekerjaan rumah, menulis cinta yang bertepuk sebelah tangan, menulis tentang dia yang ga peka, menulis tentang masa depan kita (*yak aku ga ngerti kenapa topiknya jadi gini-_-).

Intinya aku sukaa menulis apa aja..

Aku suka menulis karena dengan menulis aku terlihat lebih kalem #eakss #gadeng

Aku suka menulis karena menulis ga terlalu membutuhkan banyak tenaga seperti ketika berbicara, aku juga ga perlu khawatir bicara sampe cadel level dewa, atau pemilihan kosa kata yang berlepotan ga karuan karena gaada menulis yang cadel dan yang bekerja toh tangan, bukan mulut.

Mengapa harus menulis ?

Menulislah…maka dengan itu kau ada…..   

AZEK !!!

(itu bukan kata-kataku kok, itu copas dari apaaa gitu aku juga lupa)

WHAT I WRITE

Seperti yang kukatakan di awal tadi, aku menulis banyaak hall sampe-sampe bingung untuk mengingat apa yang telah kutulis.

Engga deh, aku bohong, aku males nulis kok.

Tapi ada beberapa hal yang membuatku rajin nulis, salah satunya bila itu berhubungan dengan hati.

Ehem…

Hati disini ga hanya berhubungan tentang cerita cinta yang tak kunjung usai lho ya. Masalah hati disini banyak, sakit hati akibat dijudesin mas-mas yang jual lalapan, ato kesedihan yang mendalam ketika laporan ICL banyak revisinya juga termasuk hal-hal yang berhubungan dengan hati.

Nah, untuk mencurahkan isi hati tersebut, biasanya aku menuliskannya ke dalam sebuah kertas, kalo males kadang langsung tulis di blog, tapi kalo bingung biasanya isi hati tersebut ku terjemahkan dalam bentuk puisi (yang penasaran puisiku bisa buka di Category “Puisi Karya Debby” yaa)

Yah,,, tapi,, itu kalo akunya lagi rajin juga sih,,,, kalo lagi males yaa.. kubiarkan saja isi hati itu berlarian dan menari-nari hingga ia lenyap dengan sendirinya.

WHY

Satu pepatah yang selalu kupegang untuk meningkatkan kembali keinginanku untuk menulis adalah

Menulislah, maka dari itu kau ada…

aku gatau sih itu kata-katanya siapa. Abisnya, begitu banyak kalimat yang kuserap setiap harinya, baik itu kalimat dari dosen yang berhubungan dengan pelajaran, kalimat dari temen-temen yang ga jauh-jauh tentang masalah kuliah, kalimat-kalimat romantis yang ga sengaja kebaca pas buka prestigeholics maupun kalimat penyegar rohani ketika buka akun bernuansa islami di IG.

WHERE

Dimanaaa….Dimanaaaa…Dimanaaaaa…jreng jreng jreng…Kekasih tercintaaa, tak tauuu rimbanyaaa….lama taaakkk…datangg keeeeruuuumaaahh…..ulalalalala

Yaps. Untuk menulis sendiri, tak banyak media yang kugunakan. Kalo ngga secarik kertas, aku biasanya menulis di word ato langsung di blog sendiri.

Aku ga bisa menulis di tempat-tempat yang kurang memungkinkan, seperti menulis di hatinya karena kutahu tak ada tempat yang tersedia bagi tulisanku disana, ataupun menulis di air karena kutahu itu kayaknya susah dan sia-sia banget deh. Hmm.

Yah.. Kira-kira begtchu dech.

Mungkin dilain waktu ketika aku lebih rajin daripada biasanya, aku akan mengedit postingan ini menjadi postingan yang lebih bermutu dan bernilai tinggi.

Untuk sekarang. Mungkin cukup sekian.

Namun percayalah, bila tentangmu, tak ada kata “Sekian” yang ada hanya “Selamanya”

Nah kan beneran gaje nih tulisan.

Wassalamualaikum wr wb

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s