Betapa Hancur Hatiku

Betapa hancur hatiku
melihatmu yang galau memikirkan orang lain
dikala ku sendiri sibuk memikirkan dirimu

betapa hancur hatiku
melihatmu senyummu yang manis itu
senyummu karena bahagia bersama orang lain
dikala aku berangan tuk jadi alasanmu tersenyum

betapa hancur hatiku
melihatmu bersedih karena ditolak orang lain
dikala aku bersedih akan kasihku padamu
kasihku yang bertepuk sebelah tangan

betapa hancur hatiku
ah…sudahlah
mau hancur seperti apapun
kau toh takkan peduli

Klaten, 12 Juli 2016

NB : Ini bukan curhatan hati atau semacamnya, hanya sekedar nulis ala anak-anak galau biar sekali-sekali ngerasain gimana rasanya ‘galau’, sekalian nepatin jadwal posting blog hehehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s