Kelabakan di Hari Ketiga UNBK #FlashBack

Dear my blog.. Mau cerita nih tentang Ujian Nasional yang sedang aku hadapi

Hari Senin lalu, aku mengikuti Ujian Nasional Bahasa Indonesia. Yah, bisa dibilang soal nya ‘lumayan’ lah. Bisa ku kerjain, namun ada juga yang membuat bingung.

Hari Selasa, tepatnya kemarin, aku mengikuti ujian Kimia. Yah… Hmm, bisa dibilang ‘lumayan’ juga lah. Kebetulan pula sebelumnya aku sudah membahas soal-soal UN Kimia PBT yang diadakan hari sebelumnya dan ternyata soalnya hampir seluruhnya mirip. Hanya angka saja yang berbeda.

Hari Rabu, tepatnya hari ini. Aku mengikuti ujian Matematika. Haha. Mate….Mati……Kaaaa yang soal-soalnya itu…. Alhamdulillah lumayan !!

LUMAYAN BIKIN MAMPUS —___—–

Soalnya sebenarnya nggak susah-susah banget. Masuk dalam kategori ‘Lumayan’ dalam arti harfiahnya.

Dan aku nggak bakal nyalahin siapa-siapa. Ini semuanya pure 100% kesalahanku.

Awalnya aku pengen nyalahin sesi ujiannya yang nggak manusiawi. Bayangin, kemarin aku mengikuti ujian kimia sesi 3 yang selesainya jam 4dan keesokan harinya aku dapet ujian sesi 1. Pertama ! Dan sampai dirumah aku nggak belajar karena sudah terlalu lama sendiri… eh ….. sudah terlalu capek. Santai banget kan aku L

Tapi hati putihku berkata bahwa sebenarnya jika aku sudah bersiap belajar dari jauh hari. Jadwal sesi yang tak manusiawi ini sebenarnya nggak ada pengaruhnya.

Dan sebenarnya aku udah belajar dari jauh hari, namun kekurangannya. Aku itu kayak perwujudan peribahasa hangat-hangat tahi ayam. Kadang rajin, kadang nggak, dan akhirnya move on sama pelajaran.

Sampe guruku bilang bahwa bakat move-on ku itu bagus banget, iya, bangus buat ngelupain orang lain yang harusnya kita lupakan, bukan ngelupain pelajaran.

Dan akhirnya ketika tadi udah ujian. Jujur dari lubuk hati paling dalam tanpa ada rekayasa kata-kata dan rendah hati yang terselubung…

Aku mengakui bahwa aku hanya bisa mengerjakan kurang dari 50%.

Beneran… ngga bohong.

Aku lemah banget sama integral, dimensi ruang, trigonometri. Ditambah lagi ada soal yang membingungkan. Ditambah lagi kayaknya tadi aku kerasukan jin yang keganjenan sehingga dikit-dikit ngelihatin pengawas hari ini yang kebetulan ganteng juga.

Eh salah. Aku nggak boleh nyalahin siapapun, termasuk jin keganjenan tadi. #sorryjin

Aku pengen menyesal dan menangis. Oh ayolah. Ini UN ! Anak manusia mana sih yang sanggup dan rela nilai 30 bakal terpampang di SKHUN nya nanti ?!

Dan sekarang aku seakan menyadari bahwa peluangku lolos SNMPTN kecilll banget…lebih kecil dari pada biji zarrah kayaknya.

Aku harus latihan tekanan jantung untuk bersiap-siap menerima bahwa nanti namaku ngga ada di deretan nama-nama siswa Smansa yang lolos SNMPTN.

Baiklah. Nggak papa. Ini Pelajaran. Aku harus mengambil hikmah dari pelajaran ini.

Toh aku nggak boleh down gara-gara MTK. Masih ada ujian biologi, fisika dan bahasa inggris yang menanti.

Aku harus kuat. Mungkin aku memuali UN ini dengan jelek.

Namun aku harus mengakhirinya dengan baik.

Dan bersiap-siap belajar untuk SBMPTN. SNMPTN?! Udah lah. Lupakan saja #moveonSNMPTN

Kata pak Ganda. Orang yang bermental juara itu bukan orang yang sering juara, namun orang yang saat dia jatuh, dia tetap bangkit untuk menang.

4 April 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s