Pengalamanku Ikut UTUL UGM 2016

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Hai teman-teman, kali ini aku akan berbagi pengalamanku dalam mengikuti Ujian Tulis UGM tahun 2016. Enjoy my post !

Sekilas tentang UTUL UGM

Ujian Tulis UGM (UTUL UGM) adalah salah satu jalur masuk yang dibuka oleh UGM, bisa dibilang UTUL ini adalah jalur mandiri-nya UGM. Mengapa aku mengikuti UTUL ini?

Pertama, karena aku memang pengen banget masuk UGM. Kedua, karena UTUL UGM tidak memungut uang pangkal. Ini sangat membantu sekali bagi para siswa sepertiku yang nggak bisa ikut bidikmisi karena nggak miskin-miskin amat, namun juga keberatan kalo ikut jalur mandiri dengan uang pangkal berpuluh-puluh juta karena keluargaku juga nggak kaya-kaya amat. Ketiga, karena dilihat dari soal-soal sebelumnya, soal UTUL UGM menurutku sedikit lebih mudah di banding SBMPTN dan SIMAK UI. Keempat, karena pelaksanaan UTUL ini berdekatan dengan SBMPTN sehingga mau tak mau juga harus ikut untuk ‘cari aman’ bila SBMPTN tidak lolos, toh kita ga bakal tahu soal SBMPTN macam apa yang akan keluar tiap tahunnya. Contoh kecil saja SBMPTN 2016 yang baru saja aku ikuti, jujur soalnya super duper lebih susaah dibanding soal-soal SBMPTN sebelumnya. Teks-teks soalnya (bukan hanya bahasa Indonesia, namun semua pelajaran) panjang banget dua kali lipat daripada soal SBMPTN 2015, TPA nya lebih rumit.

Udah ah, nggak mau bahas lagi, bikin sedih aja, melebihi sedihnya ditinggal si dia #eh.

Oke Lanjuutt !!!

Pendaftaran

Pendaftaran UTUL tahun ini dibuka tanggal 3 Mei – 24 Mei 2016. Aku mendaftar tanggal 14 Mei pukul 05:58 WIB, tepatnya tiga hari setelah pengumuman SNMPTN dimana aku dinyatakan tidak lolos *senyumkalem. Banyak tahap yang kulalui di pendaftaran UTUL ini, diantaranya :

  • Pemilihan Lokasi Ujian
  • Pengisian Data
  • Upload dokumen
  • Pemilihan Program Studi
  • Penguncian Data
  • Pembayaran Pendaftaran
  • Cetak Bukti Peserta
  • Cetak Kartu Ujian

Aku memilih lokasi Yogyakarta karena jauh hari sebelum pegumuman SNMPTN, bapakku sudah memesan tiket ke Solo (biar dapet yang murah ceritanya). Di UTUL ini, aku memilih program studi sebagai berikut :

Pilihan 1 : Teknik Industri

Pilihan 2 : Kimia

Pilihan 3 : Biologi

Pilihan pertama karena memang tujuanku. Pilihan kedua karena kuotanya banyak (hehe). Pilihan ketiga karena memang plan B ku Biologi dan kebetulan kuotanya juga banyak (huehehe).

Sebagai tambahan, sebenarnya aku pengen jadi Dosen nih temen-temen, dan disiplin ilmu yang kurasa benar-benar sreg dengan hatiku ya cuma Teknik Industri dan Biologi, hehe.

Nih penampakan kartu Bukti Peserta-ku :

bukti

 

Walau ada kegiatan ‘Cetak Bukti Peserta’ ini, namun pas ujian berlangsung tenyata bukti peserta ini nggak di kasih lihat ke pengawas, melainkan Kartu Ujian berikut ini :

karttttYah,,,intinya kedua kartu ini aku bawa aja sih buat jaga-jaga, tak lupa pula ku print rangkap dua, yaa siapa tahu aja ntar butuh ya kan hehe. Pokoknya sedia payung sebelum hujan oke !

Ujian Tulis

UTUL UGM berlangsung pada tanggal 5 Juni 2016, bersamaan dengan SIMAK UI. Aku yang awalnya sedang berada di Semarang karena mengikuti tes UNDIP (sebenarnya bisa aja aku tes UM UNDIP dan UTUL UGM barengan di Yogya kalo aja ga salah milih lokasi ujian dan udah terlanjur dibayar -_-) akhirnya berangkat ke Yogya naik Joglosemar pukul setengah tiga sore dan sampai di Yogya pukul tujuh malam. Aku menginap di rumah Om Astho yang super duper baik menjemputku dan bapakku dari pemberhentian Joglosemar dan mampir lewat Sekolah Vokasi Teknik Mesin UGM di Jalan Yacaranda untuk sekedar survei lokasi.

Keesokan harinya, aku keluar rumah (rumah Om Astho lebih tepatnya) pukul enam pagi untuk mengantisipasi kemacetan dan ternyata benar aja,pas udah sampai di wilayah UGM, jalan-jalan pada rameeee banget dan maceettt bukan mayeeenn..

Sesampai di SV Teknik Mesin, aku segera mencari ruang ujian karena kemarin aku hanya lewat di depannya saja dan tidak sempat mencari ruang ujian karena hari sudah malam. Awalnya ku kira ‘prosesi’ mencari ruang ujian ini bakal lama banget karena pengalaman sebelumnya saat UM UNDIP, aku kebingungan mencari ruangan ujian karena alamat di web yang kurang sinkron dengan lapangannya. Namun, tenyata panitia UTUL UGM sudah mempersiapkan acara ini dengan sangat apik, di dinding dan di setiap kelokan ditempel petunjuk ruangan sehingga peserta dapat dengan mudah mencari ruang ujiannya.Bila di UNDIP aku butuh waktu hampir setengah jam cuma buat nyari ruang ujian, di UGM nggak sampe satu menit aku udah ketemu ruang ujiannya ๐Ÿ™‚

Dan ujian pun berlangsung dari jam tujuh sampai jam setengah tiga sore. Sesi pertama aku mengerjakan soal TKD Saintek dimana aku hanya bisa menjawab 35 soal dari 75 soal TKD Saintek yang ada. Setidaknya lebih lumayan dibanding SBMPTN dah walaupun nggak bisa dibilang mudah juga.

Sesi kedua aku mengerjakan TKD Umum dan aku mengerjakan semua soal Bahasa Indonesia dan Inggris, kecuali pada Matematika Dasar, aku hanya bisa menjawab 12 soal dari 20 soal. Ketika LJK dikumpulkan, aku jadi kurang pede karena saat ku lihat panitia mengumpulkan LJK peserta yang lain, rata-rata LJK mereka pada penuh hiks hiks hiks :(.

Setidaknya aku sudah melakukan sebisaku.

Setelah TKD Umum, aku mengerjakan soal TKPA dan Alhamdulillah TPA nya nggak bikin serangan jantung kayak TKPA nya SBMPTN dan Alhamdulillah aku mengisi semuanya. Dan kurasa peserta lain sepertinya juga bisa mengerjakan soal TKPA nya dengan baik.

Saranku bagi teman-teman yang bakal ikut UTUL, jaga stamina ya, jangan sampai ngantuk, tidur yang cukup sehari sebelumnya dan jangan begadang. UTUL ini lumayan lama lho, setelah ngerjain TKD Saintek, kita bakal dikasih waktu istirahat 15 menit, setelah itu kita bakal ngerjain TKD Umum dan TPA tanpa jeda istirahat, mungkin agak terasa capek, mungkin juga kerasa ngantuk (apalagi diruanganku AC nya lumayan adem dingin gitu).

Beberapa orang mungkin pernah ngerasain seperti yang aku rasain kemarin, dimana ketika pertengahan waktu, aku ngerasa otakku buntu, aku baru bisa jawab bahasa Indonesia, namun Madas dan Inggrisnya aku belum jawab, dan yang kurasakan saat itu, antara lelah, bingung, nyerah, semacam frustasi gitu deh. Aku ngerasa ‘kok aku lama banget ya ngerjain soalnya ? otakku kenapa nih?’ . Aku merasa aku bakal gagal dan ga bisa jawab semuanya. Pokoknya ngerasa nyerah gitu deh, apalagi mengingat sebelumnya pas Saintek aku jawab dikit banget.

Terus aku diam sebentar. Pejamin mata. Kubayangkan wajah orang-orang yang mungkin bakal kecewa jika aku gagal. Bapak, Mamak, Nenek, Kakek, dan semua keluarga besar deh pokoknya. Aku berpikir, toh aku harus menyelesaikan ini semua. Ini lah tes yang ku tunggu tunggu dari dulu. Cuma ini jalan satu-satunya agar aku bisa masuk Teknik Industri UGM. Terus aku teringat kembali, sehari sebelumnya ketika aku masih di Semarang. Aku ingat ketika itu teman bapakku datang dan dia membawa istri serta anaknya. Anaknya kuliah di UGM jurusan Teknik Sipil. Anaknya dulu juga ga keterima SNMPTN sama sepertiku dan akhirnya dia ikut ujian di Undip, UGM, dan Politeknik Negeri Semarang. And Finally, dia lolos di Teknik Sipil UGM. Aku berpikir, kok aku mau sih kalah sama dia ?

Dan akhirnya aku ngerjain soal lagi deh, aku ngerasa seperti ada suntikan semangat, Madas yang awalnya ga tau mau aku isi pake apa akhirnya keiisi juga 12 nomor dan rasanya Alhamdulillah deh, soalnya aku ga pintar-pintar banget di MTK.. Serius deh. Nilai UN MTK ku cuma 50 berapa gitu.

UTUL hari itu di awali dengan doa yang dipimpin oleh pengawas ujian, dan kututup dengan sholat Dzuhur musholla dan berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik bagiku.

Pengumuman

Pengumuman UTUL UGM baru akan keluar hasilnya tanggal 1 Juli nanti. Doakan aku semoga mendapat hasil yang terbaik ya teman-teman ๐Ÿ™‚

Advertisements

2 thoughts on “Pengalamanku Ikut UTUL UGM 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s