Diterima SBMPTN tidak bisa ikut UTUL ?

Diterima SBMPTN tidak bisa ikut UTUL ?

hmm aku lupa sih kebijakan nya dulu gimana persisnya, yang jelas, dulu kan pengumuman SBM lebih awal ketimbang UTUL, dan memang aku ada baca berita gitu sih kalo sistem penerimaan UTUL itu otomatis, jadi mahasiswa yang keterima UGM lewat SBMPTN ga bakal ke double lolos UTUL juga (kalo dia juga ikut UTUL) sehingga meminimalisir kekosongan kursi gitu. tapi untuk tahun ini, monggo di tabayyunkan ya ๐Ÿ™‚ mungkin sistem nya bisa beda

kalo bisa apa engga nya, dulu pas jamanku itu masih bisa, karena SBM sama utul cuma beda jarak beberapa hari doang.

Advertisements
Sabtu di GBTI

Sabtu di GBTI

14213

Jam di laptop menunjukkan pukul 8.22 AM.

Sekarang aku lagi duduk di Gazebo TI. Tepatnya minggu pagi ini, Langit terlihat cerah.

Aku memesan Bubur Saluyu, makanan kesukaanku lewat Go-Food (Hfft, dasar kids jaman now yang pengen instan terus). Sekarang, layar laptop menunjukkan dua objek. Satunya adalah laman Blog dimana aku sedang menulis tulisan ini, dan sebelah nya adalah tayangan anime Hyouka episode 19 (amat sangat multitasking sekali ya -_-).

Hangat. Cahaya matahari menerangi Gazebo tempatku duduk. Yak. Kayanya aku pengen menghabiskan seharian di Gazebo TI yang amat sangat nyaman ini, dilengkapi dengan Wifi yang cepat dan colokan listrik yang memadai. (Ku bersyukur kuliah di TI)

Disebelah kanan laptopku terdapat list anime rekomendasi dari teman-teman followers IG ku yang ku dapat dari menggunakan fitur baru IG (apa ya namanya itu, hehe. Yang ala ala ask fm gitu deh)

Hari ini aku pengen download anime (karena Wifi kosan lagi mati), baca buku JKLN dan Jamu LPDP yang sudah kubeli dari sebulan yang lalu namun belum kebaca sampe sekarang, dan juga mengerjakan PR Operation Research, matkul yang seakan-akan jadi sangat menarik dan asyik di Semester Pendek ini.

Bicara tentang anime, jujur sebelumnya aku sama sekali ga pernah nonton anime. Namun entah kenapa rasanya pengen aja melakukan sesuatu yang baru, salah satunya dengan nonton anime.

Aneh aja sih kadang, ketika lihat temen-temen yang suka nonton anime bahkan sampe larut malam, aku jadi penasaran, seberapa mengasyikkan sih anime itu.

But, sejauh ini, setelah nonton Hyouka sampai episode 19 (baru satu judul anime doang, belum nyicipin yang lain), aku menemukan sebuah keasyikan yang ada di sela-sela kartun jepang yang unyu itu.

Entahlah, mungkin selama ini aku terlalu serius mikirin hal hal lain sehingga aku jadi rada “kurang hiburan” wkwk

Aku jadi teringat dengan sebuah kutipan buku yang kubaca :

“Terkadang ada kalanya hidup harus di jalani dengan serius, dan ada kalanya hidup harus di jalani dengan santai”

Ketika kita terkadang merasa jenuh, mungkin karena kita terlalu serius menjalani hidup kali ya ? hehe

Gatau sih, entah kenapa setelah nonton 19 episode Hyouka, pikiranku seakan terbuka, bahwa belajar pun sebenernya bisa dimana aja. Salah satunya belajar lewat anime. wkwk (apakah ini alibi biar bisa nonton anime terus ? entahlah hehe)

Aku pernah menanyakan salah seorang temanku yang suka banget nonton anime

“Kenapa sih, suka banget anime?”

“Hidup ini indah deb”

Lagi-lagi aku teringat kutipan buku, lanjutan kutipan buku di atas tadi :

“Hidup ini penuh dengan keindahan yang diciptakan oleh Allah, sesekali berhentilah sejenak dari rutinitas dan sadarilah bahwa di setiap ciptaan Allah, terdapat tanda-tanda kekuasaannya bagi orang yang mau berpikir”

Btw, aku bingung sebenernya ini postingannya tentang apa wkwkwkwk

Oke sekian disini dulu ya, mungkin postingannya bakal kulanjutin ntar siang, karena kalo nulis blog terus aku gabisa download anime ntar h3h3h3

 

Materi Ekonomi Teknik

Materi Ekonomi Teknik

Ekonomi teknik 01 sd 03

Ekonomi teknik 04 & 05. bunga nominal, efektif, majemuk kontinu – ekuivalensi

Ekonomi teknik 06 Inflasi

P9 – ROR

P10 – Analisis Sensitivitas

P10 – Analisis Titik Impas

P11 – Analisis Risiko & Ketidakpastian

P12 – Depresiasi

P13 – Pajak

P14 – Analisis Penggantian

P15 – Analisis Manfaat Biaya

Materi Perancangan Produk

Materi Perancangan Produk

1 Introduction

2 Development_Processes_and Organizations

3 Opportunity_Identification

4 Product_Planning

5 Customer_Needs

5a Kano Model

6 Product_Specifications

7 Concept generation new

8 Concept_Selection

9 Concept_Testing

10 Product_Architecture

11 Industrial_Design new

12 Design_for_Environment

13 Design_for_Manufacturing

14 Prototyping

21 Juni 2018

21 Juni 2018

Teh Beracun

Hari ini aku bangun jam setengah 4 pagi. Gils. keren banget kan ? Pejuang Subuh banget (gadeng) hahaha.

Yak, aku bangun lebih tepatnya kebangun, karena pertama, hidungku meler-meler (aku emang alergi dingin, dan kalo tidur emang selalu meler gitu). Kedua, dibangun bapak yang ngomel, karena aku tidur di deket pintu, sedangkan beliau mau keluar kamar (mohon maqlum kamarnya kecil) ditambah lagi aku tadi malem ketiduran gara2 nungguin chat dia (gadeng) lebih tepatnya ya ketiduran karena belaian dinginnya AC pas lagi baca novel Dilan 2 (maklum, menyelesaikan resolusi baca 500 buku yang emang rada gila namun semoga terwujud *soalnya 2017 juga bikin resolusi 500 buku, tapi boro2 terwujud, 50 buku aja ga ada wkwk*)

Yak, setelah di omelin bapak gara2 menganggu akses pintu masuk kamar, aku pun ke meja makan, tempat kekuasaanku selama liburan ini, disini pun meja makan beralih fungsi jadi meja belajar. Buku-bukuku bertumpukan disini semua ehehe.

Dan aku pun menghabiskan waktu sampai pagi untuk nyelesain baca buku Dilan 2 (iye, tetep sholat subuh kok, disini subuhnya jam 5 kurang gitu)

Dan pagi nya, bapak nongkrong di tempat kekuasaannya (meja belajar adek), mainin hape. Terus tak lama kemudian bapak nyuruh aku bikin teh. Setelah kubuatin teh (teh yang ada di toples. cuma ada teh itu doang). Bapak bertanya

“Ini teh apa , Bi ?”

“Teh yang di toples pak ”

“Ini teh yang tadi ?” (tadi aku menunjukkan teh yang kutemui di mika plastik, dari aroma nya, kaya teh pahit gitu)

“Bukan, teh yang ada di toples teh”

“Ini teh beracun ini” kata Bapak menghakimi

“Lah, beracun ?” (padahal saat itu aku lagi meneguk teh buatanku juga , emang kerasa aneh sih, terlalu pekat)

“Iya, beracun”

“Bapak gak jadi minum

Aku juga ga ikutan minum.

Beli sarapanย 

Taq lama kemudian, aku pun beli sarapan di deket Centre Park

“Lontong Sayurnya 2 ya bu”

ujarku sebelum akhirnya melamun memandangi jalan, tak berapa lama kemudian si Ibu berujar

“Baru pulang atau mau pergi mba ?”

aku menoleh, ibunya bicara sama aku ?

“Eh, mm, iya bu?”

“Baru pulang atau mau pergi ?”

Baru pulang atau mau pergi ? Pulang darimana, pergi darimana ?

Mmm, maksud ibunya apa ya ?

Aku memperhatikan wajah ibunya lagi, apakah kita pernah kenal sebelumnya bu ?

masa ibu nya tau kalo aku kuliah di Malang, dan lusa udah mau balik ke Malang lagi ?

masa aku sebegitu terkenalnya di Batam sampe2 ibu yang jual Lontong tersebut aja tau aku kuliah di Malang ?

“Emm, baru pulang sih bu, hehe” jawabku ngasal

“Oalah, kerja shift malam tadi ya mba” ujar ibunya

“iya bu, hehehehe”

beberapa detik kemudian baru ngeh

Kerja shift malam ? :””””””””

 

 

Pengalaman Ikut Tes Mandiri PTN

Pengalaman Ikut Tes Mandiri PTN

Assalamualaikum wr wb,

Halo, sebelumnya, aku menulis postingan kali ini, untuk merespon teman-teman yang kebanyakan bingung sebenernya aku kuliah dimana. hehehe.

Jadi, aku sekarang kuliah di Teknik Industri Universitas Brawijaya dan bentar lagi bakal masuk Semester 5.

Untuk temen-temen yang mungkin mampir di Blog ini, khususnya temen-temen yang lagi cari-cari cerita pengalaman tentang ujian masuk PTN. Aku sharing-sharing sedikit yaa ๐Ÿ™‚ Semoga bermanfaat hehehe

Jadi, aku mengikuti serangkaian seleksi masuk PTN diantaranya

1.SNMPTN

Pada SNMPTN, aku memilih Jurusan Teknik Industri UNS dan Matematika UNS. Namun Alhamdulillah belum dikasih kesempatan untuk lolos di UNS. Setelah itu, aku mencoba untuk tes SBMPTN dan serangkaian tes mandiri lainnya

2. SBMPTN

Pada tes SBM, aku memilih prodi Teknik Industri UGM, Teknik Industri UGM dan Biologi UGM. Namun pada SBM belum beruntung juga, gapapa hehe. tetep semangat

3. UTUL UGM 1

Pada utul 1 UGM, aku tetep ngambil Teknik Industri (lagi), dan Biologi. Namun belum beruntung

4. UTUL UGM 2 (D3 / sekolah vokasi)

Pada utul 2 UGM, aku memilih D3 Teknik Elektro dan D3 Teknik Mesin, dan Alhamdulillah keterima di D3 Teknik Elektro

5. UM UNDIP

Pada UM Undip, aku memilih Teknik Industri dan Teknik PWK. Alhamdulillah saat itu lolosnya di Teknik PWK

6. MANDIRI UB

Pada mandiri UB, aku ngambil Teknik Industri dan Teknik Mesin, Alhamdulillah saat itu lolos di Teknik Industri

7. MANDIRI ITS (aku lupa namanya apa hehe)

Pada mandiri ITS, aku ngambil Teknik Industri dan Kimia Murni, Alhamdulillah lolosnya di Kimia Murni

.

Nah, dari semuanya, setelah melakukan pertimbangan ini dan itu, akhirnya aku memutuskan untuk mengambil Teknik Industri UB. Hehehe.

Untuk teman-teman yang sedang berjuang mengejar mimpi untuk ke PTN. semangat terus yaaa ๐Ÿ™‚ Karena hasil tidak akan menghianati usaha ๐Ÿ™‚